• Kamis, 18 Agustus 2022

Remaja Banyuwangi Rusak Sajen Situs Kawitan Minta Maaf, Kapolsek: Pelaku Dibawah Umur dan Labil

- Kamis, 24 Maret 2022 | 05:14 WIB
Proses mediasi seorang remaja Banyuwangi SA telah mengaku kesalahan dan meminta maaf.  (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)
Proses mediasi seorang remaja Banyuwangi SA telah mengaku kesalahan dan meminta maaf. (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Video remaja Banyuwangi merusak sajen candi Hindu di Situs Kawitan, di kawasan Alas Purwo memicu emosi publik sosial. Akibatnya, banyak netizen marah dan meminta pelaku di hukum.

Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Banyuwang, melaporkan tindakan remaja Banyuwangi inisial SA, status pelajar. Bahkan pelaku diantar orang tua dan tokoh masyarakat memenuhi panggilan polisi.

Lewat proses hukum berlaku. Akhirnya jalan mediasi dilakukan antara perwakilan PHDI Tegaldlimo dengan pelaku SA yang difasilitasi Polsek Tegaldlimo.

Baca Juga: Bandar Sabu Lumajang Diringkus Satreskoba: Tersangka Kabur Mobilnya Selip di Lahan Tebu

Dihadapan polisi dan pengurus PHDI, akhirnya SA meminta maaf dan juga pada seluruh netizen. Dan mengakui menyesali perbuatannya menyebabkan kegaduhan yang terjadi.

Berikut permintaan maaf remaja Banyuwangi, SA juga di video dan di unggah di kanal media sosial asal video viral tersebar.

"Saya minta maaf kepada semua warga masyarakat, khususnya umat Hindu dan pegiat budaya, atas tindakan saya yang telah merusak sesaji di situs Kawitan, Alas Purwo, Tegaldlimo Saya berjanji tidak mengulangi lagi perbuatan saya dan berkomitmen untuk setia kepada Pancasila dan UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI," ujar SA.

Baca Juga: Petani Tomat di Lumajang Nangis, Buang Hasil Panen ke Tempat Sampah: Harga Jual Anjlok

Kapolsek Tegaldlimo, AKP Bambang membenarkan adanya insiden perusakan sesajen oleh oknum pelajar di Banyuwangi.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X