• Senin, 17 Januari 2022

Reskrim Polresta Malang Kota Tetapkan 7 Tersangka Kekerasan Seksual dan Persekusi Anak Dibawah Umur, Viral

- Jumat, 26 November 2021 | 07:52 WIB
Kolase tangkapan layar video viral. Reskrim Polresta Malang Kota Tetapkan 7 Tersangka Kekerasan Seksual dan Persekusi Anak yang Viral di Medsos (sosmed/Instagram/@andreli_48)
Kolase tangkapan layar video viral. Reskrim Polresta Malang Kota Tetapkan 7 Tersangka Kekerasan Seksual dan Persekusi Anak yang Viral di Medsos (sosmed/Instagram/@andreli_48)

KABAR RAKYAT, MALANG - Reskrim Polresta Malang Kota telah menindaklanjuti aksi kekerasan seksual dan perkusi terhadap anak dibawah umur.

Hasil penyidikan Reskrim telah ditetapkan 7 dari 10 orang terduga pelaku kekerasan seksual dan persekusi anak dibawah umur sebagai tersangka, usai polisi gelar perkara.

Barang bukti diamankan tim Polresta Malang Kota, berupa video amatir adegan aksi penganiayaan terhadap korban tergolong anak dibawah umur.

Seperti dilansir dari Instagram @tvonenews, oleh Tim Kabar Rakyat, Kamis, 25 November 2021. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Wanita Mualaf Semarang Ini Pernah Sakit Gigi Bertahun-tahun, Spontan Ucap Istighfar: Ajaib Penyakit Itu Sembuh

Ia menjelaskan, 7 orang tersangka tersebut termasuk pelaku persetubuhan terhadap korban yang berusia 13 tahun. Dari tujuh orang tersangka itu, 6 orang ditahan di sel tahanan anak Polresta Malang Kota.

Sementara satu tersangka tidak ditahan karena usia dibawah 14 tahun. Tiga orang anak lain saksi dikembalikan kepada orang tua masing-masing karena tidak memiliki peran dalam kasus itu.

Peran masing-masing tersangka dalam peristiwa tindak kriminal yang terjadi pada 18 November 2021 lalu. Pertama, satu orang terduga pelaku persetubuhan, sementara sisanya memiliki peran dalam penganiayaan korban.

"Pertama terkait persetubuhan, itu sudah jelas. Selanjutnya, ada peranan memukul, menendang dan ada yang menyuruh. Termasuk merekam penganiayaan itu," jelasnya lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Instagram @tvonenews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X