• Kamis, 23 September 2021

Kejaksaan Agung Sita Aset Berharga milik Tersangka Dugaan Maling Uang Rakyat Kasus Asabri

- Selasa, 14 September 2021 | 14:59 WIB
Ilustrasi uang (Istimewa/Pixabay/klimklin)
Ilustrasi uang (Istimewa/Pixabay/klimklin)

KABAR RAKYAT, JAKARTA - Kejaksaan Agung melalui Direktur Penyidik (Dirdik) Jampidsus Supardi telah meningkatkan penyelidikan kasus dugaan maling uang rakyat Asabri.

Penetapan tersangka dugaan maling uang rakyat kasus Asabri, jelas Supardi, saat ini Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penyitaan aset ditiga lokasi berbeda.

Tiga lokasi tersebut adalah rumah Teddy Tjokrosaputro dan Benny Tjokrosaputro, serta PT Rimo International Lestari Tbk.

Penyidik menyita dua unit mobil mewah milik tersangka kasus dugaan maling uang rakyat PT Asabri (Persero) inisial TT dan BT pada Senin, 13 September 2021.

Baca Juga: Lepas Kontrol Ortu, Pemuda 19 Tahun di Banyuwangi Kedapatan Polisi Jadi Pengedar Pil Koplo

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan maling uang rakyat oleh penyidik Jampidsus Kejagung pada Kamis, 26 Agustus 2021.

TT merupakan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari Tbk yang berperan sebagai partner sekaligus adik kandung dari tersangka BT selaku pemegang saham RIMO.

Berita ini telah tayang di Pikiran Rakyar, berjudul: Rugikan Negara Rp22,78 Triliun, Kejaksaan Agung Sita Aset Tersangka Dugaan Maling Uang Rakyat Kasus Asabri

TT disangkakan dengan Pasal Primer, yaitu Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X