• Kamis, 7 Juli 2022

Aplikasi Messenger dan Instagram Untuk Sementara Waktu Tidak Terlindungi Enkripsi End-to-End

- Senin, 22 November 2021 | 18:38 WIB
Tampilan Beragam Aplikasi Media Sosial (Pixabay)
Tampilan Beragam Aplikasi Media Sosial (Pixabay)

KABAR RAKYAT, Teknologi - Meta yang merupakan perusahaan induk baru dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, mengatakan akan menunda peluncuran enkripsi end-to-end (E2E) secara default di Messenger dan Instagram hingga 2023.

Enkripsi End-to-End adalah fitur untuk melindungi para pengguna aplikasi perpesanan untuk dari pelaku kejahatan sosial terutama bagi anak.

Penundaan dilaporkan terjadi di tengah peringatan dari juru kampanye keselamatan anak bahwa proposal Meta untuk mengaktifkan enkripsi E2E secara default akan membantu melindungi pelaku dari deteksi.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Oppo A55s 5G, Hanya Ada Satu Pilihan Penyimpanan RAM 4GB

“Kami meluangkan waktu untuk memperbaikinya dan kami tidak berencana untuk menyelesaikan peluncuran global enkripsi ujung ke ujung secara default di semua layanan perpesanan kami hingga sekitar tahun 2023,” tulis Antigone Davis, kepala keamanan Meta, dilansir dari Sunday Telegraph.

Baca Juga: Cara Mudah Mengubah Warna Font WhatsApp Didalam Obrolan Pesan dan Status

Sementara itu menurut The Verge, Meta menggabungkan obrolan Messenger dan Instagram tahun lalu, dan bahkan menawarkan kemampuan bagi pengguna tertentu untuk memiliki obrolan terenkripsi E2E.

Privasi vs keamanan

Dalam tulisannya, Davis menjelaskan bahwa sementara enkripsi E2E membantu penggunanya menjaga komunikasi mereka tetap pribadi, perusahaan menyadari kekhawatiran para juru kampanye anti-penyalahgunaan.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: The Verge, Tech Radar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X