• Senin, 17 Januari 2022

Institut Teknologi PLN Operasikan Laboratorium Gasifikasi Biomassa dan Sampah Pertama di Indonesia

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 11:51 WIB
Institut Teknologi PLN Operasikan Laboratorium Gasifikasi Biomassa dan Sampah Pertama di Indonesia (IT PLN for KabarRakyat.id)
Institut Teknologi PLN Operasikan Laboratorium Gasifikasi Biomassa dan Sampah Pertama di Indonesia (IT PLN for KabarRakyat.id)

KABAR RAKYAT, JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Institut Teknologi (IT) PLN meresmikan laboratorium gasifikasi biomassa dan sampah pertama di Indonesia. Fasilitas ini akan menjadi ruang uji coba rekayasa dan inovasi teknologi untuk memproduksi listrik dari pengelolaan limbah.

Dalam waktu dekat PLN juga akan turut serta dalam agenda global yaitu Conference of the Parties (COP) atau Pertemuan Para Pihak ke-26 di Glasgow, Skotlandia, Inggris Raya. COP adalah forum tingkat tinggi tahunan bagi 197 negara untuk membicarakan perubahan iklim dan bagaimana negara-negara di dunia berencana untuk menanggulanginya.

Peresmian ini merupakan salah satu bentuk komitmen PLN dalam mendukung agenda tersebut dengan mengembangkan energi bersih di sektor kelistrikan.

Direktur Mega Proyek dan EBT PLN Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, salah satu langkah strategis PLN dalam mengurangi emisi karbon adalah melalui program co-firing yaitu mencampur batu bara dengan biomassa untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Baca Juga: Menjadi Wartawan Kompeten,Profesional dan Berintegritas Tidak Mudah Namun Juga Tidak Sulit

Hingga Oktober 2021, terdapat 25 PLTU yang telah menjalankan program co-firing. Selanjutnya, sampai dengan tahun 2023 ditargetkan sebanyak 52 PLTU yang akan memakai teknologi co-firing.

Wiluyo mengakui, implementasi co-firing PLTU menghadapi tantangan, yaitu pasokan bahan baku biomassa yang masih belum stabil dan tantangan harga keekonomian dari biomassa. Kondisi ini tercermin dari realisasi serapan biomassa yang baru 195 ribu ton di September 2021 dari target 570 ribu ton pada akhir tahun nanti.

Institut Teknologi PLN Operasikan Laboratorium Gasifikasi Biomassa dan Sampah Pertama di Indonesia (IT PLN for KabarRakyat.id)

"Sebab ternyata biomassa dari tanaman energi harus diproses dahulu menjadi woodchip atau serbuk kayu. Untuk bisa mengubahnya perlu investasi pembangunan plant pabrikasi biomassa. Setelah dihitung, angka keekonomiannya di atas harga acuan batu bara," jelas Wiluyo.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: PLN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X