• Kamis, 23 September 2021

Sitem Keamanan PON XX dan Peparnas di Papua, Menpora Contohkan Olimpiade Tokyo

- Selasa, 13 Juli 2021 | 22:18 WIB
Menpora Zainudin Amali (Foto: Humas Setkab/Agung)
Menpora Zainudin Amali (Foto: Humas Setkab/Agung)

KABAR RAKYAT, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menegaskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI digelar di Papua, Oktober dan November mendatang akan menerapkan sistem gelembung atau bubble yang sangat ketat. Sistem ini pernah digunakan pada Olimpiade Tokyo yang digelar pada bulan ini.

“Kita akan melakukan aturan sangat ketat. Ada satu yang berada di depan kita pelaksanaan Olimpiade Tokyo, itu akan kita lihat betul bagaimana kita belajar dari situ, karena mereka menerapkan sistem bubble,” ujarnya dalam keterangan pers, usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), melalui konferensi video, Selasa (13/07/2021).

Sistem bubble tersebut, sebut Menpora, semua pihak akan dijaga untuk hanya melakukan aktivitas yang terkait dengan penyelenggaraan PON dan Peparnas. “Jadi sistem bubble itu maksudnya hanya dari penginapan ke tempat pertandingan, tempat pertandingan kembali ke penginapan,” ujarnya.

Baca Juga: Menurut Menkeu Sri Mulyani, PPKM Akan Diperpanjang Selama 4-6 Minggu

Ditambahkan Zainudin, pihaknya sudah punya pengalaman terkait penerapan protokol kesehatan dalam gelaran olahraga sepak bola dan bola basket. “Kita sudah berpengalaman, walaupun itu single event ya, di sepak bola dan bola basket dan sukses kita. Dan sistem bubble saya kira sistem yang aman buat kira dan kita jaga agar tidak ke sana kemari,” ujarnya.

Lebih lanjut Menpora mengatakan, seluruh kontingen yang akan mengikuti PON XX dan Peparnas XVI ini sudah divaksinasi. “Untuk vaksin atlet, pelatih, ofisial, dan tenaga pendukung, mereka yang datang dari 33 provinsi itu tadi dilaporkan bahwa sudah divaksin, dan juga untuk kontingen yang ada di Papua,” ujarnya.

Menpora menambahkan, vaksinasi juga dilakukan bagi masyarakat yang ada di sekitar venue maupun tempat akomodasi kontingen. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi pada Ratas bulan Maret yang lalu.

Baca Juga: Mulai Besok, Kendaraan Non Logistik yang Menyeberang ke Gilimanuk Bali Hanya Dilayani Siang Hari

“Tadi arahan Bapak Presiden supaya dimasifkan. Bahkan vaksinnya akan ditambah jumlahnya untuk ke Papua dan akan diperkirakan bulan Agustus selesai semua divaksin,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X