4 Nilai Islam dalam Industri Kpop yang Jarang Disadari Kebanyakan Orang, Salah Satunya Menghargai Perbedaan

- Senin, 23 Januari 2023 | 08:22 WIB
4 Nilai Islam dalam Industri Kpop yang Jarang Disadari Kebanyakan Orang, Salah Satunya Menghargai Perbedaan.  (HYBE/ADOR)
4 Nilai Islam dalam Industri Kpop yang Jarang Disadari Kebanyakan Orang, Salah Satunya Menghargai Perbedaan. (HYBE/ADOR)

KABAR RAKYAT - Anda mungkin merupakan satu dari sekian banyak Kpopers Muslim yang bertanya-tanya mengenai adanya nilai Islam dalam industri Kpop.

Sebagian orang yang disebut sebagai tokoh agama (khususnya dari kaum konservatif) cenderung menilai industri Kpop dengan sudut pandang negatif karena dianggap bertentangan dengan nilai Islam dan menyebarkan gaya hidup liberal.

Akan tetapi pada faktanya, ada setidaknya empat nilai Islam dalam industri Kpop yang jarang disadari kebanyakan orang dan harus Anda ketahui khususnya bagi Kpopers Muslim.

Lantas seperti apa nilai Islam yang terdapat dalam industri Kpop meski jarang disadari kebanyakan orang? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini.

Baca Juga: Jadwal Comeback Kpop Januari 2023: Ada NewJeans, MONSTA X, TXT, Hingga NCT 127

Berikut empat nilai Islam dalam industri Kpop yang jarang disadari kebanyakan orang sebagaimana dirangkum Kabar Rakyat dari berbagai sumber, antara lain:

1. Etos Kerja

Kesuksesan industri Kpop yang diraih saat ini tak lepas dari etos kerja yang tertanam di benak setiap stakeholder-nya, termasuk para idol.

Untuk menjadi seorang idol Kpop yang kita kenal saat ini dibutuhkan perjuangan yang terbilang tidak instan.

Mereka (idol) harus ditempa selama bertahun-tahun sebagai trainee hingga dirinya benar-benar siap untuk terjun ke industri Kpop yang sesungguhnya.

Penanaman etos kerja yang tinggi di benak para idol Kpop tentunya sejalan dengan nilai Islam yang menganjurkan bahkan mewajibkan umatnya untuk tidak bermalas-malasan sebagaimana hadits berikut ini:

“Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engkau malas” (HR. Muslim).

Seorang ulama juga menegaskan pendapatnya bahwa Islam membenci sikap malas dari kalangan umatnya.

"Sesungguhnya Allah membenci orang sehat yang menganggur, tidak berada dalam kesibukan dunia, dan tidak pula sibuk dalam urusan akhirat," (Ibnu Abil Hadid, Syarh Nahj Al-Balaghah, Juz 17, Halaman 146).

Halaman:

Editor: Rizqi Arie Harnoko

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X