• Senin, 3 Oktober 2022

Hidayah Allah Turun Berkali-kali, Wanita Cantik Ini Mimpi: Mati Dipocong akan Dikubur, Tahun 2020 Masuk Islam

- Jumat, 19 November 2021 | 05:10 WIB
Tangkapan layar YouTube. Proses panjang keisalaman Noni, wanita cantik yang berkali-kali mendapat petunjuk lewat mimpi. ( YouTube/Rukun Indonesia)
Tangkapan layar YouTube. Proses panjang keisalaman Noni, wanita cantik yang berkali-kali mendapat petunjuk lewat mimpi. ( YouTube/Rukun Indonesia)

KABAR RAKYAT, RELIGIHidayah Allah SWT benar-benar menerangi hati Noni (nama samara, red), seorang wanita cantik yang tinggal di Jakarta.

Betapa tidak, Noni yang awalnya beragama Katolik tersebut merasakan hidayah tiba. Akhirnya tahun 2020 lalu menjadi Muslimah sejati setelah mengucap dua kalimat Syahadat.

Proses terbukanya hati Noni hingga menerima agama Islam dilalui dengan proses yang cukup panjang dan diwarnai perang logika. Dalam beberapa tahapan hidupnya, beberapa kali petunjuk datang lewat mimpi. Namun Noni tidak menangkap mimpi itu sebagai petunjuk.

Noni memiliki paras wajah cantik ini lahir dan dibesarkan dari keluarga Katolik. Ayah, ibu serta dua kakaknya pemeluk Katolik taat. Masa kecil Noni sering ke geraja untuk ibadah minggu karena di SD tidak menyediakan guru agama Katolik. Namun jelang kelulusan SD, Noni mengaku kakak keduanya jadi mualaf.

Saat itu, Noni dan ibunya yang masih non Muslim, sempat menjadi saksi mualaf kakak keduanya. Beberapa tahun kemudian, kakak pertamanya juga memutuskan masuk Islam. Lagi-lagi keluarga besarnya juga mendukung.

Baca Juga: Nirina Zubir Tertimpa Musibah Penggelapan Harta Mafia Tanah 17 M, Libatkan Mantan PRT Ibunya

Memang soal agama, keluarga Noni memberikan kebebasan. Jika sudah beumur 17 tahun, anak-anak tersebut bebas memeluk agama apapun yang diangap paling benar. Kembali, Noni dan ibu juga tidak keberatan jadi saksi mualaf dua kakaknya.

Momen mualaf kakak pertamanya itu menjadi awal Noni mengalami fase pencarian Tuhan. Diawali saat ia mimpi shalat memakai mukena. Namun mimpi yang bisa dikatakan sebagai petunjuk kebanaran Islam itu ia abaikan begitu saja.

Ketika beranjak di SMA, Noni kembali bermimpi aneh. Ketika itu ia dan seluruh keluarganya sedang merayakan hari Raya Idul Fitri dengan memakai pakaian Muslim dan Muslimah.
Padahal sang ibu dan dirinya ketika itu masih non Muslim.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: YouTube/Rukun Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X