• Selasa, 9 Agustus 2022

Ketua MUI Jember Mengajak Aktivis dan Kader PMII Rajin Sholawat

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:52 WIB
Ketua MUI Kabupaten H Abdul Haris (Ist/Kava)
Ketua MUI Kabupaten H Abdul Haris (Ist/Kava)

KABAR RAKYAT, JEMBER - Ketua MUI Jember KH Abdul Haris mengajak aktivis dan kader PMII lebih cinta kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Caranya, rajin shalawat nabi..

Dahsyat bacaan Sholawat, diterangkan KH Abdul Haris, dalam tausiah agama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dihadiri puluhan kader dari PMII, bertempat di Aula Sekber PC dan Kopri PMII, pada 25 Oktober 2021.

"Syafaat itu nyata. Seandainya kita sedang di hisab dan kita di tetapkan sebagai atau menjadi ahli neraka, maka dengan syafaat Nabi Muhammad SAW kita dipindahkan statusnya menjadi penduduk surga. Karena bantuan dan doa dari Rasulullah SAW. "Itulah Syafaat," tegasnya.

Diceritakan, ada seseorang yang ketika haji tidak ada bacaan lain kecuali sholawat, padahal ada doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad, misal ketika di Arafah apa doanya, ketika di Musdalifah, di Mina, dan thowaf semuanya ada doanya.

Akhirnya ada seorang ulama yang melihatnya, yaitu Imam Atsauri. Lalu imam Atsauri bertanya. "He mas sampean kok selalu baca sholawat, bacaannya kok sholawat saja," tutur Abdul Haris yang menirukan Imam Atsauri.

Baca Juga: Mendadak Pemerintah China Terapkan Kebijakan Lockdown, Ada Apa?

Ulama itu menjawab, "Begini Imam, saya haji bersama ayah sama, nah di tengah perjalanan, ayah saya sakit parah, saya bingung, saya berusaha mengobati ayah saya, namun ayah saya tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia".

Lanjut Haris menjelaskan cerita kemudian ayah dari seorang yang haji setelah meninggal, tiba-tiba jenazah wajah ayahnya yang mulanya putih berubah menjadi hitam gosong, ada juga yang mengatakan wajahnya berubah menjadi wajahnya Khimar.

Karena kejadian itu laki laki itu kata Abdul Haris atau juga sering disapa ustadz itu, laki-laki itu menangis sedih sesedih sedihnya karena tidak tega melihat wajah jenazah ayahnya berubah gosong hingga laki-laki itu kecapekan dan ketiduran.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X