• Kamis, 2 Desember 2021

Ciptakan Islam Ramah, Ketua MUI Bondowoso Harus Bisa Bumikan Moderasi Beragama

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 05:20 WIB
MUSDA MUI Kab. Bonodowoso, dibuka Bupati KH Salwa Arifin di Pendopo, (2/10) (Ist/Ifa)
MUSDA MUI Kab. Bonodowoso, dibuka Bupati KH Salwa Arifin di Pendopo, (2/10) (Ist/Ifa)

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Bondowoso diharapkan bisa memahami dan mengajarkan masyarakat tentang moderasi beragama, atau cara pandang beragama secara moderat, seperti sedang digaungkan pemerintah Indonesia.

Topik moderasi geragama menjadi pembahasan pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Bondowoso, di pendopo kabupaten, Sabtu (2/10).

Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, sambutannya meminta Ketua MUI terpilih nanti mampu membumikan dan menyebarkan paham Wasathiyah kepada seluruh masyarakat.

"Mengingat beberapa kejadian terakhir, banyak konflik atau permasalahan yang ditimbulkan oleh umat islam sendiri. Karena bukan wasathiyah. Maka tekanan dan harapan saya kesana," katanya.

Menurutnya, Wasathiyah seharusnya memang menjadi karakter dalam agama Islam. Tapi, dalam pengaplikasiannya berbeda-beda. Akhirnya memunculkan berbagai masalah. Seandainya umatnya konsisten mengamalkan karakter islam sebenarnya Wasathiyah yang moderat.

Baca Juga: Bupati Hendy Dicecar Fraksi Terkait Penyelesaian Dana Covid 19

"Saya kira tidak banyak perbedaan, tidak banyak konflik," bebernya.

Dengan adanya pemahaman tersebut, maka akan menjadikan umat islam tidak lembek dan tidak ekstrem. Maka peran tersebut harus diambil oleh MUI Kabupaten Bondowoso. Sehingga masyarakat mampu mencapai Islam secara wasathiyah dan betul betul bersifat moderat.

"Peran Majelis Ulama ini berdakwah. Mengajak umat bukan mengejek umat. Membina umat bukan menghina umat. Merangkul bukan memukul. Itu harus diterapkan dati wasathiyahnya," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berbagai Doa Bulan Rabiul Awal Berikut Manfaatnya

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:13 WIB
X