• Kamis, 2 Desember 2021

Jangan Harap Debat Bid'ah itu Akan Selesai, Gini Penjelasan Buya Syakur

- Senin, 27 September 2021 | 19:53 WIB
Tangkapan layar YouTube chanel KH Buya Syakur Live Kajian Kitab Fathur Rabbani.  (YouTube)
Tangkapan layar YouTube chanel KH Buya Syakur Live Kajian Kitab Fathur Rabbani. (YouTube)

KABAR RAKYAT, RELIGI - Perdebatan sosial seperti persoalan bid'ah, zindiq, kufur, dholalah (sesat), musyrik ini tidak pernah ada kesepakatan.

"Itu diungkap, selalu berujung tidak tuntas," jelas Buya Syakur dalam sebuah kajian rutin Kitab Fathurrabbani Syekh Abdul Qadir Jailani dan Gelombang Cinta, di kutip dari YouTube di chanel nya KH Buya Syakur, siaran live pada Minggu (26/09/21).

Dalam kajian online itu, Buya menambahkan kenapa tidak akan tuntas karena itu persoalan sosial seperti nabi tidak pernah melakukan, ini bid'ah, setiap yang bid'ah itu sesat, setiap yang sesat itu neraka.

Sekali lagi Buya Syakur menegaskan bahwa perdebatan itu kita anggap selesai, jangan harap perdebatan itu final. Yang perlu di garis bawahi kata Buya, "Kita tidak usah menuduh orang lain musyrik, kafir, bid'ah."

Baca Juga: Sukses Google 23 Tahun Menginspirasi, Berikut Perjalanannya

"Karena kenapa?," tanya Buya.

Lebih jelasnya sebut Buya, "karena ternyata, yang rajin mengkafir-kafirkan orang, membid'ah-bid'ahkan orang itu mulutnya dan omongannya kafir semua kok, ngomongnya musrik semua kok."

Tonton Kajian KH Buya Syakur di chanel YouTube (Klik disini)

Papar Buya orang yang setiap harinya ngomong musrik itu ternyata omongan yang keluar dari mulutnya sebenarnya itu sebuah kemusrikan. Buya Cerita ada orang bilang, "kalo gak ada gue Masjid itu gak akan jadi, untung ada gue".

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berbagai Doa Bulan Rabiul Awal Berikut Manfaatnya

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:13 WIB
X