• Kamis, 2 Desember 2021

Vaksin Sinovac Ke-29 Tiba di Indonesia, Menag Ungkap Target Vaksinasi Nasional Agustus 2 Juta Orang Perhari

- Jumat, 23 Juli 2021 | 01:13 WIB
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas / (ft. net/kemenag.go.id)
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas / (ft. net/kemenag.go.id)

KABAR RAKYAT, Jakarta - Sebanyak delapan juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk vaccine COVID-19 atas permintaan pemerintah Indonesia telah tiba, melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/7/2021). Vaksin COVID-19 ini, untuk mendukung program vaksinasi nasional guna segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

Dikutip Kabar Rakyat dari laman Setkab RI, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyambut kedatangan vaksin tersebut,  kepada pers mengatakan, "Vaksin Sinovac tahap ke-29 sebanyak delapan juta dosis. Ini adalah bagian komitmen pemerintah menjaga seluruh bangsa Indonesia dari bahaya virus COVID-19. Semoga semakin memperkuat langkah melewati ujian berat ini.”

Vaksin Sinovac, kata Menag Yaqut, merupakan bagian penting mewujudkan herd immunity. Pada awal 2021 lalu, pemerintah terus menggulirkan program vaksinasi nasional ini untuk dapat melindungi masyarakat dari penularan virus Corona.

Target progam vaksinasi nasional yang ditetapkan pemerintah, jelas Gus Yaqut, sapaan akrabnya, pada bulan Agustus sebanyak dua juta orang sehari.

Kedatangan vaksin AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu, 8 Mei 2021. Foto: BPMI Setpres/Lukas (Hariyadi)

“Kita ketahui bersama, pemerintah sudah menargetkan program vaksinasi sebanyak dua juta orang sehari di bulan Agustus. Tentu ini membutuhkan pasokan vaksin yang cukup dan kedatangan vaksin tahap ke-29 ini akan mendorong percepatan program vaksinasi secara nasional,” ujarnya.

Berita ini telah tayang disitus, Sekretariat Kabinet RI, berjudul: Percepat Vaksinasi Nasional, Pemerintah Kembali Datangkan Delapan Juta Dosis Vaksin Sinovac.

Dalam keterangan persnya, Menag menekankan program vaksinasi tidak akan bisa berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat luas. Maka itu, Gus Yaqut mengajak semua elemen bangsa, terutama para tokoh agama serta pimpinan ormas dan lembaga keagamaan untuk terus bersama-sama sukseskan program ini dengan proaktif langsung datang ke pusat vaksinasi memberi solusi pada masayarakat.

“Program vaksinasi ini penjabaran dari ajaran agama kalau mau di gali lebih dalam lagi, karena setiap umat beragama wajib menjaga keberlangsungan hidup sebagai karunia Tuhan yang paling besar. Menjaga kehidupan adalah yang paling mulia agar selalu bisa mengagungkan Tuhan sepanjang hidup kita di dunia. Program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah ini sejalan dengan spirit kita dalam beragama untuk menjaga keberlanjutan kehidupan,” tuturnya.

Menag kembali mengingatkan agar masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan bersama dari bahaya COVID-19.

“Saat ini kita sedang menjalani masa PPKM Level 4 dan Level 3 sebagai pilihan untuk menyempurnakan ikhtiar mengurangi tingkat penularan virus, marilah seluruh umat beragama untuk bersama-sama sukseskan kebijakan ini. Tetap taat dan patuh terhadap ketetapan yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Menutup keterangan persnya, Menag kembali mengimbau masyarakat yang berada pada PPKM Level 4, PPKM Level 3, Zona Merah, dan Zona Oranye untuk mengoptimalkan aktivitas ibadah di rumah.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ijtimah MUI Tentang Ketentuan Hukum Pinjaman Online

Sabtu, 20 November 2021 | 14:59 WIB
X