• Kamis, 23 September 2021

12,8 Juta Pelaku UKM akan Terima Banpres Produktif, Segini Besaran Dananya

- Jumat, 30 Juli 2021 | 19:10 WIB
Presiden Jokowi menyerahkan BPUM Tahun 2021 secara simbolis kepada 20 perwakilan penerima, di Halaman Depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021) pagi. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi menyerahkan BPUM Tahun 2021 secara simbolis kepada 20 perwakilan penerima, di Halaman Depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021) pagi. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

KABAR RAKYAT, Jakarta – Presiden Joko Widodo secara simbolis menyerahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021 kepada 20 perwakilan pelaku usaha di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jum’at (30/7/2021) pagi. Acara simbolis juga disaksikan oleh seluruh pelaku usaha Banpres Produktif di seluruh Indonesia secara daring.

Dikutip Kabar Rakyat dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Banpres Produktif, ujar Presiden akrab disapa Jokowi ini, dalam sambutannya mengatakan, “ Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk Banpres Produktif ini adalah Rp15,3 triliun, yang dibagi kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil berada di seluruh Tanah Air, dan mulai dibagikan pada hari ini”.

Penyerahan BPUM terbagi dua tahuap, penyalurkan BPUM tahap I sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. Adapun penyaluran BPUM tahap II akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro pada bulan Juli hingga sebelum bulan September 2021, total anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

Bantuan BPUM, yang diterima masing-masing pelaku usaha adalah sebesar Rp1,2 juta. Harapan dari pemerintah adalah bisa membantu mendorong ekonomi pelaku usaha.

Menghadapi masa sulit pandemi ini, Presiden Jokowi membesarkan hati, bahwa kondisi sulit akibat pandemi COVID-19 juga dirasakan oleh semua, tidak hanya pelaku usaha mikro dan kecil tetapi juga pelaku usaha menengah hingga besar.

Berita ini telah tayang situs resmi Sekretariat Kabinet RI,  berjudul : Presiden Jokowi Serahkan Banpres Produktif Usaha Mikro (klik disini)

“Semuanya pada kondisi yang sangat-sangat tidak mudah, sangat sulit dan itu juga tidak hanya dirasakan oleh pengusaha-pengusaha di Indonesia saja tetapi di seluruh dunia semuanya kondisinya sama,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Kepala Negara berpesan agar para pengusaha usaha mikro dan kecil tetap bekerja lebih keras dan tahan banting dalam situasi ini. “Semuanya harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini, bertahan dengan sekuat tenaga. Meskipun omzetnya turun, ya tetap harus kita jalani,” tuturnya.

Disampaikan pula, bahwa pemerintah terus mengintensifkan program vaksinasi nasional yang diharapkan selesai di akhir tahun ini. Target 70 persen penduduk divaksinasi, paling tidak daya tular virus menjadi agak terhambat kalau sudah tercapat kekebalan komunal atau herd immunity.-

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X