• Kamis, 23 September 2021

Pelaku Ekonomi GGPB Keluhkan PPKM Darurat Mencekik Rakyat, Pemkab: Itu Kebijakan Pusat

- Kamis, 29 Juli 2021 | 13:34 WIB
Pertemuan di Ruang Menak Jinggo Pemkab Banyuwangi (ft. Imam)
Pertemuan di Ruang Menak Jinggo Pemkab Banyuwangi (ft. Imam)

KABAR RAKYAT, Banyuwangi - Belasan orang perwakilan gabungan pengusaha armada logistik, sopir travel dan gaet wisata, paguyuban supir datang memprotes kebijakan PPKM Darurat hingga perpanjangan PPKM Level 4 yang diterapkan di Banyuwangi.

Mereka awal akan datang dengan aksi demo. Namun, setelah proses komunikasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten, disepakati dengan perwakilan untuk menyampaikan aspirasinya.

Pertemuan di ruang Menak Jinggo, Pemda Banyuwangi. mereka ditemui Satpol PP, Kabid Penindakan Hardiyan, Asisten Pemerintahan Seh Wahyudi, Plt. Dinas Perhubungan Drs Dwiyanto, Dinas Kesehatan Plt. Kabid Yankes dr Dwi.

Elemen masyarakat dari Gerakan Gabungan Pegusaha Banyuwangi (GGPB) Banyuwangi terdiri dari Perwakilan PKL, Sopir Logistik dan pelaku usaha travel dan wisata.

Intinya mereka mengeluhkan aturan PPKM Level 4 seperti pemadaman lampu pada malam hari, penanganan supir yang kedapatan terpapar Covid-19.

Para pelaku ekonomi ini menyampaikan keluh kesah terkait PPKM darurat yang diperpanjang, 26 Juli sampai 2 Agustus, 2021.

Koordinator aksi GGPB, Darmawan juga menyampaikan sejumlah tuntutan terkait PPKM Darurat Kabupaten Banyuwangi yang berubah menjadi Level 4.

Sejumlah poin tuntutan mereka antara lain meminta kelonggaran Sopir Logistik selama ini sangat mengeluh kebijakan PPKM Level 4 ini sangat merugikan Jasa sopir sopir Llgestik yang Mau nyebrang ke Bali dan pelaku UMKM.

Kemudian membuka penyekatan jalan, meminta petugas lebih humanistik dalam penegakan protokol kesehatan, serta meniadakan sanksi.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X