• Senin, 25 Oktober 2021

Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

- Rabu, 28 Juli 2021 | 22:10 WIB
Wapres Ma’ruf Amin (Foto: BPMI Setpres)
Wapres Ma’ruf Amin (Foto: BPMI Setpres)

 

Dalam pengembangan industri halal ini, Wapres menyatakan, pemerintah mengedepankan kebijakan yang berpihak kepada usaha mikro, kecil, dan menengah.

 Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Pengolah Limbah Medis Skala Kecil dan Mobile

“Seperti penyederhanaan perizinan dan pembinaan, program kemitraan usaha kecil dengan usaha besar, serta fasilitasi sertifikasi halal sesuai standar BPJPH [Badan Penyelenggara Jaminan Program Halal] dan fatwa MUI [Majelis Ulama Indonesia]”, ujarnya.

 

Di samping itu, strategi pengembangan industri halal dimaksud, lanjut Wapres, memerlukan perencanaan dan data statistik yang baik.

 

“Tantangan terbesar adalah belum tercatatnya data produksi ataupun nilai perdagangan produk halal Indonesia melalui sebuah sistem informasi manajemen yang terintegrasi. Hal ini harus dimulai dengan membangun ketertelusuran (traceability) dari produk-produk halal Indonesia,” sambungnya.

Baca Juga: Wagub Emil Pastikan Penyaluran BST Tidak Menyertakan Syarat Bukti Vaksinasi 

Kedua, pengembangan industri keuangan syariah untuk membangun sistem keuangan yang tangguh dan modern sebagai penopang industri dan perdagangan. Dalam skala besar, tambah Wapres, langkah yang diambil pemerintah adalah menggabungkan tiga bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Halaman:

Editor: Budi Setiawan

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berbagai Kejutan Promo 10.10, Ini Penawarannya

Rabu, 29 September 2021 | 13:39 WIB

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X