• Jumat, 17 September 2021

Razia Tempat Produksi Jamu Tradisional di Banyuwangi Bocor, BPOM RI Segel Dua Rumah

- Rabu, 28 Juli 2021 | 19:32 WIB
Rumah produksi jamu  (foto. Jaenudin)
Rumah produksi jamu (foto. Jaenudin)

KABAR RAKYAT, Banyuwangi – Petugas dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan operasi tangkap tangan pelaku produksi jamu tradisional di Banyuwangi, tepatnya di Desa Rejoagung Kecamatan Srono yang diduga tidak berijin.

Dilokasi tempat produksi jamu tradisional,  petugas BPOM RI yang didampingi petugas kemanan, tidak menemukan bos jamu tradisional dan aktifitas produksi jamu.

Dilokasi hanya ditemukan beberapa botol jamu dalam dus. Akhirnya, petugas BPOM RI melakukan penyegelan dua rumah kosong ditinggal pemiliknya.

Operasi jamu tradisional jenis pegal linu AD itu, dimungkinkan telah bocor lebih dulu sebelum petugas BPOM RI turun ke lokasi di Rejoagung.

Informasi diterima, petugas BPOM RI sudah melakukan pengintaian dua hari, dilokasi hanya menemukan sejumlah orang diduga pekerja.

Sedangkan Bos jamu tradisional inisial HR diduga sudah pergi. Namun beberapa orang dilokasi mengaku hanya melihat saja, dan bukan pekerja.

Informasi dihimpun, dari Pemerintah Desa Rejoagung, Kades Sonhaji saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, mengatakan, pihaknya kedatangan tamu petugas dari BPOM RI, pada, Rabu (28/7) pagi, pukul 10.00 WIB. Kedatangan petugas BPOM, hendak melakukan pemeriksaan tempat produksi jamu trdasional merk AD.

“Saya ikut bersama para petugas tersebut kelokasi produksi jamu tradisional,” tegas Sonhaji.

Teryata, tambah Sonhaji, tiba dilokasi hanya ditemukan beberapa dus jamu tradisional yang ada di gudang produksi jamu tradionasl tersebut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepolisian di Banyuwangi Razia Tambang Pasir Illegal

Kamis, 16 September 2021 | 05:24 WIB
X