• Jumat, 17 September 2021

Mentan Dorong KUR Sektor Pertanian Lebih Ditingkatkan, Begini Alasannya

- Selasa, 27 Juli 2021 | 04:13 WIB
Padi ilustrasi (ft. PIXABAYA/Ngo Minh Tuan)
Padi ilustrasi (ft. PIXABAYA/Ngo Minh Tuan)

KABAR RAKYAT, Jakarta – Berkaca dari data serapan pinjaman kredit sektor pertanian tahun 2021 telah mencapai 60,24 persen. Permodalan usaha sektor ini sangat layak digulirkan kembali guna peningkatan produktifitas petani.

Dikutip Kabar Rakyat dari laman Setkab RI Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo melalui konferensi vidio, Senin (26/7/2021), di Jakarta.

Mentan Syahrul Yasin, menyampaikan, “pertanian saya kira komoditi yang terus berkembang cukup baik. Penggunaan KUR sudah Rp42,17 triliun untuk 2021 ini, atau sekitar 60 persen. Tahun lalu, pertanian menggunakan KUR Rp55 triliun yang macet itu 0,6 persen. Jadi sangat layak KUR sektor pertanian digulirkan kemabli”.

Berita ini telah tayang di situs Setkab RI, berjudul: Mentan Dorong Penyaluran KUR untuk Tingkatkan Produktivitas Petani (klik disini)

Serapan KUR pertanian akan terus didorong Kementan seiring dengan masuknya musik tanam.  Bulan Agustus adalah masuk musim tanam II (dua).

Mentan juga mendorong peningkatan penyaluran KUR untuk klaster tanaman porang yang merupakan komoditas yang tengah berkembang di Indonesia.

“Kami lagi konsentrasi untuk berharap Pak Menko [Perekonomian] bisa fasilitasi untuk mendapatkan KUR untuk porang saja, sebagai support komoditi baru yang kita konsentrasi. Tahun ini kita akan masuk sampai 10 ribu [hektare]. Kemudian sarang burung walet,” ujarnya.

Selain upaya peningkatan akses permodalan melalui program KUR, papar Syahrul Yasin, Kementan juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian mulai dari sisi hulu hingga ke sisi hilir. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Kerjasama Menteri Pertanian dengan Menteri Koperasi dan Menteri BUMN untuk konsolidasi yang memungkinkan untuk percepatan permodalan mulai hulu di pengolahan atau di pasca sampai dengan market.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X