• Jumat, 17 September 2021

Penjual Hewan Kurban Mengaku Omzet Turun Signifikan

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 08:43 WIB
Lingga Daffa Al'artaf  penjual hewan kurban asal Cikembang Sukabumi yang rutin jual hewan potong kurban di ruas Jalan Sukabumi - Bogor tepatnya di kawasan Karangtengah, Cibadak (ft. Rusdi)
Lingga Daffa Al'artaf penjual hewan kurban asal Cikembang Sukabumi yang rutin jual hewan potong kurban di ruas Jalan Sukabumi - Bogor tepatnya di kawasan Karangtengah, Cibadak (ft. Rusdi)

KABAR RAKYAT, Sukabumi - Meski sebentar lagi memasuki Hari Raya Idul Adha 1442 H tetapi penjual hewan kurban sapi dan domba di wilayah Sukabumi mengalami penurunan omzet penjualan Sapi yang cukup signifikan.

Padahal tidak ada kenaikan harga hewan kurban dari tahun sebelumnya, dampak pandemi mengakibatkan menurunnya jumlah sapi dan domba yang terjual.

Salah satunya diungkap Lingga Daffa Al'artaf salah seorang penjual hewan kurban asal Cikembang Sukabumi yang rutin jual hewan potong kurban di ruas Jalan Sukabumi - Bogor tepatnya di kawasan Karangtengah, Cibadak.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pantau Vaksinasi Pelajar Surabaya dan Santri di Sidoarjo

"Terasa ada penurunan yang signifikan sekali karena situasi pandemi, tetapi masih cukup banyak juga masyarakat yang antusias untuk berkurban. Lebih dari 20 persen pendapatan kita anjlok saat ini," kata Lingga saat ditemui di lapak jualannya, Jumat (16/7/21).

Tidak hanya jenis sapi kualitas lokal, di lapak ini dijual Sapi Ongole alias PO peranakan sapi asal India, selanjutnya sapi jenis Limosin dan Simental yang keseluruhannya didatangkan dari wilayah Jawa.

Dengan menurunnya jumlah permintaan hewan kurban, di tahun ini Lingga menurunkan setengah kuantitas jumlah sapi yang didatangkan dari wilayah Jateng dan Jatim. "Sekarang kita datangkan kurang dari 100 ekor, dari 50 ekor sapi yang kita datangkan dari Jawa, yang sudah terjual sekitar 42 ekor," tutur Lingga.

Baca Juga: Blusukan di Kampung Malam Hari, Presiden Jokowi Bagikan Paket Isoman

Disinggung harga pasaran hewan kurban di tahun 2021, Lingga memastikan tidak ada kenaikan signifikan untuk harga. "Untuk Sapi dari mulai berat 300 kilogram berkisar di harga 18 juta, sampai harga paling mahal kita jual diangka 40 juta dengan berat 8 kwintal keatas," terangnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X