• Jumat, 17 September 2021

Gubernur Khofifah: Pahami Filosofi Koperasi dan Jadikan Penguat UMKM saat Pandemi ini

- Senin, 12 Juli 2021 | 20:40 WIB

Peringatan Hari Koperasi

"Dampaknya, optimalisasi peran dan manfaat koperasi di Indonesia belum maksimal"
 
KABAR RAKYAT, Surabaya - Hampir semua orang sudah mengenal koperasi. Namun, belum semua bisa memaknai filosofi koperasi. Dampaknya, optimalisasi peran dan manfaat koperasi di Indonesia belum maksimal.

Karena itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak semua elemen masyarakat memahami filosofi koperasi secara menyeluruh dan menjadikan penguat kebangkitan KUMKM di saat pandemi covid-19 saat ini.

Dia mengatakan, koperasi sering diajarkan sebagai sokoguru perekonomian Indonesia. Tapi jarang yang menjadikan koperasi sebagai satu kesatuan proses penguatan ekonomi bangsa.

‘’Bisa jadi, ini terjadi karena pemahaman filosofi koperasi sebagai ruh kekuatan ekonomi masih kurang,’’ katanya.
Ada korporasi, ada koperasi.

Baca Juga: Rehab RTLH Sudah Rapih, Misriah Siap Menempati

Keduanya berbeda, tapi bisa sinergi. Ada korporasi yang memiliki koperasi, ada pula koperasi yang memiliki korporasi. Di negara lain, sinergi antara korporasi dengan koperasi terwujud dan saling menguatkan.

"Misalnya Vietnam, ada koperasi yang memiliki korporasi dalam bentuk hipermarket, korporasi ini menjadi konektivitas produk UKM, UMKM, dan IKM di negara itu, sehingga koperasi berhasil membuat korporasi yang menjembatani kebutuhan para pelaku usaha, yakni pasar,’’ ungkap dia. 

Korporasi dan koperasi memang beda. Korporasi diartikan sebagai perusahaan dengan unsur mempekerjakan pegawai dan mendapat untung sebesar-besarnya. Lalu, koperasi lebih didominasi unsur kerja sama semua anggota untuk kesejahteraan bersama.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X