• Jumat, 19 Agustus 2022

Polresta Banyuwangi Melakukan Pemanggilan Kedua Terlapor Dugaan Perbuatan Asusila terhadap Santri

- Jumat, 1 Juli 2022 | 06:34 WIB
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangii, Kompol Agus Sobarnapraja saat dikonfirmasi wartawan (Hariyadi)
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangii, Kompol Agus Sobarnapraja saat dikonfirmasi wartawan (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Polresta Banyuwangi kembali memanggil terlapor atau pelaku dugaan perbuatan asusila terhadap sejumlah santri di Banyuwangi. Pemanggilan kedua tersebut dilayangkan setelah yang bersangkutan mangkir panggilan pertama polisi.

Sang oknum rencananya akan diperiksa penyidik pada Jumat (1/7).

"Jika besok juga tidak hadir, tidak ada alasan yang jelas, sesuai dengan hukum acara kita akan terbitkan surat membawa (jemput paksa) kepada yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: HUT ke 76 Bhayangkara, PWI bersama Polresta Banyuwangi Gelar Penghijauan Cegah Tanah Longsor dan Banjir

Mengenai rumor yang menyebut terlapor kabur meninggalkan rumah, pihaknya menyebut hal itu masih sebatas informasi yang berkembang di masyarakat.

Dalam proses penanganan kasus ada tahapan dan prosedur yang harus dijalankan kepolisian. Prosedurnya kepolisian melayangkan surat panggilan pertama. Bila panggilan itu tidak digubris maka polisi akan melayangkan surat pemanggilan kedua.

Menurut Agus, polisi akan melakukan jemput paksa apabila yang bersangkutan dua kali mangkir. "Karena prosedur pemanggilan sudah dijalankan sehingga kita tunggu dulu, kalau besok tidak hadir, selanjutnya akan kita jemput paksa," tegasnya.

Baca Juga: PT KAI Daop 9 Jember bersama Dinsos PPKB Banyuwangi Ajak Masyarakat Berani Cegah Pelecehan Seksual

Sebagai upaya mengungkap kasus kejahatan seksual tersebut, polisi pun telah menambah jumlah saksi yang diperiksa. Dari yang sebelumnya hanya 8 saksi, kini bertambah menjadi 12 orang yang telah dimintai keterangan.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X