• Jumat, 19 Agustus 2022

Korban Penganiayaan Meminta Polisi Ungkap Gerombolan Kriminal Resahkan di Banyuwangi

- Selasa, 28 Juni 2022 | 07:16 WIB
Korban pengeroyokan di RTH Benculuk, Banyuwangi melapor di Polsek Cluring. (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)
Korban pengeroyokan di RTH Benculuk, Banyuwangi melapor di Polsek Cluring. (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Para pemuda korban pengeroyokan di area ruang terbuka hijauh (RTH) Desa Benculuk, Banyuwangi meminta Polisi ungkap gerombolan kriminal meresahkan warga.

Keterangan anak-anak usia 16-18 tahun pada Polisi di Polsek itu, tidak punya masalah dengan para pelaku kriminal di Cluring. Serangan dilakukan saat papasan di jalan Taman RTH Benculuk papasan di jalan raya setempat.

Mereka akui, pasrah saat digebuki oleh gerombolan kriminal, terjadi dini hari pukul 002. Setelah melarikan diri Korban kekerasan kelompok di Banyuwangi alami luka-luka di kepala, wajah, dan tubuh.

Baca Juga: Kapolres Probolinggo Ucapkan Selamat Peraih Medali Emas Cabor Wushu, Atlet Peraih Medali Diundang Kapolres

Identitas mereka, yakni inisial PP (18), MS (16), dan FA (18) asal Sambimulyo, Bangorejo. Untuk kepastian hukum, aparat Polsek Cluring lakukan visum di puskesmas.Hasil medis diketahui keterangan luka-luka akibat pukul benda. Pemuda insial PP mengatakan,

"awalnya bersama teman-teman ke RTH jam 2 (dini hari). Ada gerombolan (sepuluh) orang datang di RTH tanpa sebab memukul dan mengejar. Kami tidak kenal siapa itu".

Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, PCNU Banyuwangi Menyerahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

"Kami tidak melawan, terluka lari minta perlindungan di Polsek Cluring," ungkapnya. Selain itu, massa pelaku itu mengambil paksa uang tunai Rp800 ribu, STNK, dan SIM. Anggota Reskrim Polsek Cluring melaksanakan penyelidikan gerombolan yang meresahkan warga itu.***

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X