Perhutani Lapor Perusakan Tanaman Rimba di Polresta Banyuwangi: Pelaku Oknum KTH di Pesanggaran

- Jumat, 24 Juni 2022 | 06:31 WIB
Petugas Kehutanan Negara kedapatan puluhan penjarah kayu rimba di KPH Banyuwangi Selatan (Ist/Jeanudin/KabarRakyat)
Petugas Kehutanan Negara kedapatan puluhan penjarah kayu rimba di KPH Banyuwangi Selatan (Ist/Jeanudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Laporan hukum perkara perusakan tanaman pohon rimba Perhutani KPH Banyuwangi Selatan ditindaklanjuti Kepolisian.

Anggota Satreskrim Polsek Pesanggaran di backup Polresta Banyuwangi mulai penyelidikan meminta keterangan petugas keamanan kehutanan negara Perhutani.

Kepolisian Banyuwangi hari ini mencatat tambahan Laporan Polisi (LP) terjadi perusakan tanaman rimba di Petak 81A KRPH Silirbaru, BKPH Sukomade. Yang diketahui pelaku massa kelompok tani hutan (KTH) Pesanggaran.

Dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Pesanggaran Iptu Sutomo menjelaskan Perum Perhutani melalui Mantri KRPH Silirbaru resmi lapor perusakan tanaman pohon rimba di Polresta Banyuwangi.

Baca Juga: Fenomena Antariksa Langka, 5 Planet Sejajar Dapat Terlihat di Indonesia Pada 24 Juni 2022

"Pihak pelapor datang langsung membuat LP di Mapolresta. Tidak di Polsek Pesanggaran," ungkap Kanit Iptu Sutomo.

Dihubungi via ponsel pribadi Edy Riyanto, Mantri KRPH Silirbaru BKPH Sukomade akui telah lapor perkara di petak 81A yang langsung ditangani Polresta.

"Awal selaku Mantri KRPH Silirbaru rencana laporan di Polsek. Perkara ditangani Satreskrim Polresta," kata Edy.

Telah diberitakan, Asper BKPH Sukomade Muhklisin menegaskan kejadian di petak 81A bukan penjarahan melainkan perusakan pohon rimba.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X