• Jumat, 17 September 2021

Deteksi Dini Covid-19, Satgas Banyuwangi Bentuk Tim Tracer Desa dan Kelurahan

- Jumat, 30 Juli 2021 | 14:29 WIB
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama Forpimda lepas tim tracer covid-19
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama Forpimda lepas tim tracer covid-19

KABAR RAKYAT,Banyuwangi - Sebagai upaya deteksi dini masyarakat yang terpapar covid-19 serta mempercepat pencapaian target testing,tracing. Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi membentuk Tim Tracer yang bertugas melakukan tracing (pelacakan) Covid-19 di tiap desa dan kelurahan.

Tim ini membantu puskesmas dalam melaksanakan tes dan pelacakan terhadap kontak erat pasien covid-19. Terdapat 669 orang yang masuk dalam tim tracer dan disebar ke seluruh desa dan kelurahan se-Banyuwangi.

"Salah satu kunci penanganan pandemi ini memang 3T (tes, tracing, treatment). Tracing yang luas dan cepat bisa memutus mata rantai penularan, karena kita tahu secepat mungkin warga yang terpapar dari pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif. Terima kasih atas gotong royong semua pihak,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, usai apel pelepasan Tim Tracer di Mapolresta Banyuwangi, Jumat (30/7).

Baca Juga: DPRD Banyuwangi Minta Satgas Covid-19 Tingkatkan Dan Perkuat Penanganan Pandemi

Tim tracer ini terdiri atas Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan relawan. Mereka membantu puskesmas melakukan penyisiran terhadap kontak erat pasien covid-19.

Apel pelepasan itu dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, dihadiri Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Inf Herawadi Karnawan, perwakilan dari Lanal Banyuwangi, Kejaksaan Tinggi Negeri, dan Pengadilan Negeri Banyuwangi. Turut hadir para tokoh agama dan masyarakat.

“Tim tracer ini dibentuk untuk lebih mengoptimalkan lagi tracing dan testing yang dilakukan puskesmas. Selama ini rasio tracing di Banyuwangi sudah termasuk yang tertinggi di Jatim, meski belum di angka yang ideal, sehingga dengan dukungan tim tracer ini tentu tracing kita bisa semakin cepat dan luas,” papar Ipuk.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, jumlah Tim Tracer bisa terus bertambahn karena animo para relawan sangat tinggi untuk membantu pemerintah menangani covid-19 ini. Nasrun menjelaskan, satu tim petugas tracer akan menyisir 1-15 orang yang memiliki kontak erat dengan pasien covid-19.

Baca Juga: Kapolresta Banyuwangi Silaturahmi Ke Ponpes Darussalam Blokagung, Minta Doa Kyai Agar Pandemi Segera Berlalu.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Humas Kab. Banyuwangi

Tags

Terkini

X