• Jumat, 17 September 2021

Pemprov Jatim Siapkan Stasiun Pengisian Oksigen Gratis untuk Pasien Covid-19, Catat Syaratnya

- Selasa, 27 Juli 2021 | 00:48 WIB
Gubernur Khofifah di Malang (ft. Humas Prov. Jatim)
Gubernur Khofifah di Malang (ft. Humas Prov. Jatim)


 
KABAR RAKYAT, Malang - Pemprov Jatim fasilitasi tempat pengisian oksigen gratis sebagai langkah proaktif membantu penuhi supply kebutuhan oksigen pasien Covid-19 yang isolasi mandiri dan terpusat.
 
Tempat pengisian oksigen gratis bagi pasien isoman / isoter Covid-19 ini untuk warga Surabaya bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Kota Surabaya, selanjutnya warga Sidoarjo yang launchingnya bertempat di halaman Kantor Samsat Sidoarjo.
 
Hari ini, Senin (26/7), Gubernur Khofifah Indar Parawansa kembali meresmikan Tempat Pengisian Oksigen Gratis untuk warga isoman Covid-19 wilayah Malang Raya, di halaman Bakorwil Malang.
 
Hadir peresmian Walikota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Dabrem 083 Baladika Jaya, dan Direktur RSSA Malang.
 
Sebagai informasi, pengisian ulang oksigen yang beroperasi 24 jam secara gratis. Tak hanya itu, ambulans yang sedang membutuhkan isi ulang oksigen juga dapat memperolehnya secara gratis.
 
Persyaratannya, masyarakat dapat terlebih dahulu mengisi formulir secara online, melalui website infocovid19.jatimprov.go.id. Di Website tersebut diharapkan bisa mencantumkan hasil PCR Test atau Swab Antigen.
 
Setelah mengisi online, masyarakat yang sudah dapat tiket, bisa datang ke stasiun pengisian di lokasi dan waktu yang telah ditentukan.

Termasuk membawa bukti PCR Test atau swab Antigen serta tabung berukuran 1 m³.
 
Layanan Call Center di Nomor 1500117 atau menghubungi narahubung untuk wilayah Malang Raya dengan Melyana Dwi di nomor 0852 0485 8072, Rizka Hayuna di nomor 0813 3026 1333, dan Iradian di nomor 0856 5655 5155.
 
Hanya kecepatan dari pemenuhan dari kebutuhan itu harus semuanya proaktif. Karenanya, ia berharap akan lebih banyak lagi tempat pengisian oksigen gratis untuk pasien yang isoman.
 
Khofifah menambahkan, pihaknya masih  bisa menyiapkan tempat  pengisian oksigen secara gratis untuk masyarakat yang sedang melakukan isoman/isoter di tempat lain.

Namun yang perlu menjadi perhatian dan penting adalah  adanya operator pengisian oksigen.

“Di tempat lain asal ada operatornya maka untuk segala sesuatunya nanti BPBD provinsi Jatim bisa segera menyiapkan isi ulang oksigen secara gratis lebih banyak bagi masyarakat,” tandas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.
 
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, pembukaan tempat pengisian oksigen gratis ini bukan hanya karena ketersediaan oksigennya saja, tetapi keberadaan operator yang harus dikoordinasikan dengan keagenan oksigen di daerah setempat.
 
“Jika ada yang punya jejaring butuh oksigen, yang terpenting aperatornya. Insya Allah kita pada kondisi yang cukup untuk bisa memberikan supply oksigen. Karena ada CSR BUMN yang kita ingin dedikasikan lebih banyak untuk isi ulang oksigen gratis,” ujar Khofifah.
 
Ke depannya, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim mengusahakan pengisian ulang oksigen secara gratis juga diperuntukkan bagi pasien yang berada di tempat isolasi terpusat (isoter) Covid-19 dengan tabung oksigen ukuran 6 m3.

Ini penting karena menurutnya yang melakukan Isoter belum tentu memiliki tabung oksigen atau silinder.
 
Khofifah kembali menjelaskan, secara bertahap stasiun pengisian oksigen gratis akan didirikan di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Jatim.

Beberapa hal teknis yang dibutuhkan untuk mendirikan stasiun pengisian oksigen, seperti kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) juga disiapkan.

Dimana SDM yang dibutuhkan harus memiliki skill untuk mengoperasikan proses isi ulang oksigen.
 
"Oleh karena itu, bagi kabupaten dan kota lain yang sudah mengajukan, kami sedang berkoordinasi dengan tim teknis yang memiliki skill khusus untuk melakukan pengisian secara aman dengan SOP yang terjaga, seperti yang diberlakukan oleh distributor atau agen isi ulang oksigen," kata Khofifah.
 
Di akhir,  Khofifah berharap, dengan adanya stasiun pengisian oksigen gratis ini, akan membantu proses penyembuhan para pasien Covid-19 yang sedang melakukan Isoman.
 
Sementara itu, animo masyarakat terlihat antusias untuk menggunakan layanan isi ulang oksigen gratis di Bakorwil Malang ini.

Hingga pukul 13.00 WIB masih tampak warga mengantri duduk di dalam tenda dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Warga diwajibkan untuk memakai masker, dan kursi antrianpun juga disusun dengan jarak yang aman.***

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X