• Sabtu, 18 September 2021

9 Banner Caleg PKB Dapil IV Dirusak Mr. X Dalam Waktu Bersamaan

- Selasa, 5 Februari 2019 | 18:04 WIB
Foto: APK Caleg PKB Dapil IV dirusak orang tak dikenal (Ist)

KABARRAKYAT.ID – Aksi perusakan banner atau baliho caleg (calon legeslatif) PKB Mahfud Syamsul Hadi, Dapil IV (Pesanggaran, Siliragung, Tegaldlomo, Genteng dan Gambiran)  terjadi dan dianggap mencoreng pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) Tahun 2019 yang akan digelar 17 April mendatang.

Perusakan banner atau baliho caleg PKB ini, sudah diadukan ke Panwascam Siliragung, PAC PKB Silragung, DPC PKB Kabupaten Banyuwangi dan beberapa tokoh simpatisan maupun tokoh Nahdlatul Ulama (NU) disiliragung dan Pesanggaran.

“Kalau hanya satu banner tidak masalah. Ini dilakukan pada 9 banner dalam waktu yang bersamaan, tertelah dititik yang sesuai anjuran KPU dan Bawaslu. Saya sendiri, merasa tidak punya musuh pribadi maupun kelompok,” kata Mahfud Syamsul Hadi dihubungi kabarrakyat.id via ponselnya, setelah ramai diunggah media online globe, Selasa (5/2/2019).

-
Mahfud Syamsul Hadi bersama relawan dan Ketua DPC PKB H. Joni Subagio, SH, MH (Ist)

Bagi Mahfud, bahwa aksi perusakan orang tidak bertanggungjawab ini, bagian motifasi semangat bahwa keberadaan dirinya bersama tim relawan dan tim suksesnya mungkin dianggap mengganggu kompetisi dalam pesta demokrasi pemilu.

“Saya pasrah sama Allah SWT. Tetap saya doakan yang baik-baik pelaku ataupun orang yang menyuruh perusakan banner miliknya. Semoga diberi kesadaran, diberikan rahmat agar tidak merusak,:” kata Mahfud.

Mahfud sendiri, mengaku dapat suntikan semangat dari relawan dan tim sukses. Bahkan inisiatif sendiri, relawan dan tim sukses pemenangan Mahfud Syamsul Hadi membantu aparat hukum mencari tahu siapa sebenarnya pelakunya.

Berdasar informasi tim, ada warga yang tahu ciri-ciri pelakunya. Perusakan banner dilakukan sekira pukul 23.50 wib, pada tanggal 26 Januari 2019 lalu. "Ini yang menjadi motivasi bagi kami untuk semakin memperkuat tim kami di daerah " kata Mahfud

-
Mahfud Syamsul Hadi bersama tokoh Nahdlatul Ulama (Ist)

Sambil tersenyum Mahfud menjawab, kemungkinan pelaku belum mengenal dirinya. Dan mungkin juga karena telah terpengaruh hasutan orang tertentu.

Pesan Mahfud, pada relawan dan tim suksesnya agar tidak emosional. “Tetap menunjukan rasa hormat pada siapapun yang datang,” katanya. sekaligus mengimbau kepada seluruh tim sukses dan simpatisannya agar tidak emosi dilapangan. Ini sebuah tantangan bari,” imbuhnya.

Mahfud menambahkan, jika pelakunya diketahui, maka dia akan mengajak untuk bergabung dengan barisan tim suksesnya. "Bersama-sama menjadi sahabat petani dalam memperjuangkan kepentingan petani, khususnya di kecamatan siliragung.” pungkasnya.

Reporter: Coi/Choiri

Editor: Richad

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

Jawa Timur Masuk Level 1 Assessmen Pertama Indonesia

Sabtu, 18 September 2021 | 15:21 WIB

Menjaga Imunitas Tubuh Saat Musim Hujan

Sabtu, 18 September 2021 | 08:41 WIB

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X