• Minggu, 1 Agustus 2021

Tingkatkan SDM Wisata, Pesona Songgon Gelar Saresehan Legalitas Pengelolaan Destinasi

- Minggu, 6 Juni 2021 | 00:08 WIB
Pegiat Wisata dan UMKM Songgon gelar saresehan
Pegiat Wisata dan UMKM Songgon gelar saresehan

KABAR RAKYAT - Para pegiat Wisata dan UMKM tergabung dalam Perkumpulan Pesona Songgon menggelar saresehan, bertajuk 'Legalitas Pariwisata dan Pengembangan Pariwisata Serta UMKM Selingkar Songgon' bertempat di Pendopo Kecamatan Songgon, Banyuwangi, pada hari, Sabtu (5/6).

 

Kegiatan bertujuan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dunia kepariwisataan di salah satu wilayah pelosok Banyuwangi, di buka Camat Songgon, Kunta Prastawa, SH, MM, melibatkan narsum saresehan: Ketua Pesona Songgon, Slamet Baktiman, Ketum APB ( Asisoasi Pokdarwis Banyuwangi ) Moh.Adzis, Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Bidang Pengembangan Destinasi Iswanto S.Pd.

 

Kegiatan inisiasi Perkumpulan Pesona Songgon mendapat apresiasi dari Camat Songgon Kunta Prastawa. Bahkan menjadi bagian dari pegiat Wisata dan UMKM bagi Kunta Prastawa adalah kebanggan tersendiri.

Baca Juga: Puluhan Calon Jamaah Haji Bondowoso Tarik Ongkos ke Makkah

"Saya mewakili pemerintah daerah sangat berterimakasih. Temanya sangat bagus, membahas soal legalitas destinasi tumbuh, mengesankan rasa kepedulian semangat kebersamaan membangun Songgon. Kami sangat bangga dan berterimakasih ikut menumbuh kembangkan ekonomi Banyuwangi melalui wisata dan ekonomi kreatif di masa pandemi ini. Kami akan suport sesuai tupoksi," ungkap Camat Songgon.

 

Camat Songgon ini tidak lupa mengingatkan, meski turut membantu membangun ekonomi di masa COVID-19. Maka para peraku Wisata dan UMKM jangan sampai lupa dengan disiplin protokol kesehatan secara ketat dan terut serta kampanye kesuksesan program vaksinasi COVID-19.

 

"Masa pandemi ini, harus beriringan antara protokol kesehatan dengan upaya membangkitkan ekonomi. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus bersama-sama. Kebangkitan ekonomi sukses juga prokes dijalankan dengan benar baik pelaku Wisata dan UMKM," pungkasnya.

Baca Juga: Apel Penangan Covid di Kudus, Kapolda Jateng Sampaikan Ini

Ditempat sama, M. Adzis Ketua Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi dalam seminar, menuturkan para pelaku wisata harus perhatian legal formal pengelolaan. Hendaknya, para pengelola destinasi harus membangun komunikasi yang baik dengan Satgas Penanganan dan Percepatan COVID-19. Patuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

"Semua ada tahapannya dalam masa pandemi COVID-19 ini. Ada Satgas COVID-19 dan Prokes serta terpenting Legal Formal pengelolaan. Contohnya bikin event semua itu harus dilalui. Kegiatan aman tentu ekonomi tumbuh," tegas M. Adzis.

 

Ditambahkan, M. Bagus Ketua Divisi Bagian Hukum bagian dari Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi dikenal pengelola Destinasi Djawatan di Benculuk yang mengulas dasar hukum pengelolaan destinasi sesuai dengan obyek destinasi baik dalam pengelolaan dua kawasan swasta maupun aset desa. Semua itu diatur perundangan yang berlaku.

Baca Juga: Ketua PKK Kabupaten Trenggalek Sidak PAUD Prambon

" Legalitas sebagai pijakan pengelolan destinasi wajib dipenuhi. Semua sudah diatur dan disesuaikan destinasi yang dikelola. Bagia Wisata Berbasis Pemberdayaan seperti Pokdarwis punya kemudahan karena muaranya pada desa sebagai dasar Pengurusan Surat Keputusan (SK) Dinas Parwisata," tambah Bagus.

 

Narsum lainnya, dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Iswanto S.Pd menegaskan kegiatan sarasehan diharap bisa di break down ke lapis pedesaan. Sehingga para pegiat destinasi paham tentang legal formal dan terealisasi.

 

Apalagi semangat ekonomi menggali potensi desa melalui wisata harus tekankan pelayanan sesuai potensi unggulan dan layak dikembangkan baik kreatifitas dan inofasi serta managemen pengelolaan dibutuhkan SOP CHSE (Clean, Healthy, Safety, and Environmental Sustainnability) Wisatawan.

Baca Juga: Percepat Vaksinasi Lansia, Gubernur Khofifah: Gerak Cepat Lakukan Jemput Bola

" Masa pandemi destinasi wajib menjalankan prokes CHSE , Tetap kreatif dan inovatif dengan situasi ini harus tetap survive agar kepercayaan wisatawan terbangun dan meningkatkan kunjungan ,Disbudpar akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi sesuai tupoksinya," pungkasnya.

 

Kegiatan yang digelar berlangsung hangat antara pelaku dan Narasumber dengan diskusi hangat dan menjalankan sesuai protokol Kesehatan yang ditentukan oleh Pesona Songgin sebagai Panitia Sarasehan.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkat Hunian Hotel Sejak PPKM Terjun Bebas

Rabu, 14 Juli 2021 | 00:00 WIB
X