• Sabtu, 12 Juni 2021

Warga Ringinpitu Masih Manfaatkan  Jembatan Bambu Meski Berbahaya

- Kamis, 17 Januari 2019 | 20:22 WIB




Foto: seorang ibu dan suami bermotor dijembatan Kali Setail


KABARRAKYAT.ID - Meski berbahaya dan harus hati-hati, jalur alternatif  kendaraan roda dua dan pejalan kaki, sebuah jembatan darurat dikenal Jembatan Sasak Gantung yang terbuat dari bambu melintang di kali Setail Desa Ringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi tetap digunakan hingga kini, Kamis (17/1/2019).


Saat dikonfirmasi Buiman mengatakan   jembatan Sasak gantung rakitan anyaman bambu ini sudah hampir 20 tahunan yang ada di perbatasan Dua Desa,Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar dan Desa Ringinpitu Kecamatan Tegaldlimo.


Karena setiap hari barinya jembatan Sasak gantung rakitan anyaman bambu ini, memang sering untuk penyeberangan bagi Pengguna pejalan kaki dan Kendaraan roda dua.


Jembatan Sasak gantung ini setiap hari harinya ada warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo yang mau ke wilayah Desa tetangga Desa Plampangrejo maupun ke Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar."Ujarnya Buiman.


"Buiman menambahkan memang jembatan Sasak gantung yang diatas kali Stail dengan panjang kurang lebih 100 meter dan lebar 1  mater lebih ini untuk penyeberangan warga sekitar jembatan.


Namun Himbauan Bagi pengguna kendaraan roda dua saat melintas disepanjang jembatan Sasak gantung rakitan anyaman bambu, harus turun dari kendaraannya."Paparnya.


Menurut salah satu pengguna kendaraan roda dua saat melintas mujiman mengatakan  memang ekstra hati-hati karena jembatan Sasak gantung anyaman bambu bergoyang  goyang saat dilintasi.


"Namun saat melintas disepanjang jembatan Sasak gantung sebetulnya takut jatuh ke kali Stail, "mau gimana lagi lewat jembatan Sasak gantung lebih dekat dari pada lewat jalan raya.

Halaman:

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Jatim

Jumat, 11 Juni 2021 | 18:00 WIB

Lokakarya UPTD Puskesmas Mangunreja Tasikmalaya

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:51 WIB
X