• Kamis, 7 Juli 2022

Longsor Bayu, Suami Istri Tewas Tertimpa Rumah Sendiri

- Minggu, 4 Februari 2018 | 19:20 WIB
Longsor Songgon
Longsor Songgon

KABARRAKYAT, BANYUWANGI –Hujan deras dini hari, Minggu (04/02/2018) pukul 02.30 WIB, menimbulkan longsor. Satu rumah roboh milik warga Dusun Sambungrejo RT 02 RW 03 Desa Bayu Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Peristiwa menjelang istirahat tidur malam itu, mengakibatkan pemilik rumah suami istri bernama Tumiran (55) dan Salamah (43) tertimpa reruntuhan dan meninggal dunia. Sedangkan anaknya Azizah (6) murid TK mengalami lecet ditangan selamat dari musibah itu.

Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten#Banyuwangi, Kabid Penanggulangan Bencana, Eka Muharapam, korban meninggal mengalami luka dikepala dan patah kaki. Keduanya langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat dan selanjutnya dikirim ke RSUD Blambangan.

-
Potret: musiba longsor di Desa Bayu Kecamatan Songgon (ft. Istimewa)

Petugas#BPBD bersama Polsek Songgon, Koramil – Kodim 0825 serta relawan dan warga sekitar langsung melakukan evakuasi korban.

Kronoligis kejadian dari saksi Rahman (50) yang dikuatkan Kepala Desa Bayu Sugito (45) menyatakan saksi rumahnya berhadapan dengan rumah korban. Saat itu saksi mendengar suara yang sangat keras dan setelah dilihat ternyata rumah korban telah roboh.

Baca juga : Jembatan Tiris Ambrol Dihantam Banjir Aktifitas warga Terganggu

Mengaetahui hal tersebut, Kemudian saksi Rahman berteriak minta tolong untuk membantu melakukan evakuasi terhadap korban yang masih tertimbun reruntuhan rumah.

Selanjutnya Tim dari kecamatan songgon dan masyarakat melakukan evakuasi terhadap para korban dan pada pukul 05.00 wib.

Korban Azizah berhasil dievakusi dengan selamat dan pada pukul 06.00 wib langsung di bawa ke Puskesmas Songgon sedangnya Korban Sumiran dan Salamah ditemukan meninggal Dunia.

Kapolsek Songgon AKP. Bakin SH pada wartawan menyampaikan, tanah disebelah rumah korban menekan rumah korban Sumiran. Sehingga rumah tersebut roboh. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir#BPBD mencapi kurang lebih Rp. 75 juta rupiah.

Baca juga : Hujan Picu Banjir, 150 Rumah di 5 Desa Wilayah Pesanggaran Terendam

“Penghuni rumah ada tiga orang Sumiran, Salamah, dan anaknya yang berumur enam tahun yang tertimpa. Saat itu sedang tidur bersama,” kata AKP Bakin, SH.

Siang harinya, kedua jenazah pasangan suami istri dimakamkan di TPU di desanya. Ratusan warga ikut menghantarkan jenazah Tumiran dan Salamah. Terlihat sanak keluarga serta tetangga banyak yang meneteskan air mata. Warga mengaku tidak menduga peristiwa kematian suami istri itu sangat tragis. Bahkan meninggalkan anak kandung Azizah yang masih duduk dibangku taman kanak-kanak.

Reporter : Coi/Eko

Editor : Suwongko

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X