Tiga Pemdes Minta PT. Lidjen dan Dinas Pertanian Bertanggungjawab

- Jumat, 8 Desember 2017 | 22:41 WIB
PT. Lidjen dan Dinas Pertanian
PT. Lidjen dan Dinas Pertanian


BANYUWANGI - Tiga Pemerintahan Desa (Pemdes), yakni Desa Tamansari Kecamatan Licin, Desa Kampunganyar Kecamatan Glagah dan Desa Bulusari Kecamatan Kalipuro mendesak DPRD Kabupaten Banyuwangi untuk segera mengeluarkan rekomendasi agar penanaman bawang putih yang dilakukan oleh CV. Sinar Padang di area Perkebunan Lidjen Licin dihentikan. Selain itu, pihak desa meminta PT. Lidjen dan Dinas Pertanian bertanggungjawab atas musibah banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 4 Desember lalu.


Kepala Desa Tamansari, Rizal Syahputra, dalam hearing lintas Komisi DPRD Banyuwangi mengatakan, anggota DPRD dan eksekutif harus punya kesaktian dan tegas terhadap persoalan penanaman bawang putih di area Perkebunan Lidjen yang berdampak buruk terhadap lingkungan.


“Legislatif dan eksekutif harus benar-benar sakti untuk bisa me-monitoring dan mengevaluasi, Dinas Lingkungan Hidup harus intens memberikan peringatan kepada PT. Perkebunan Lidjen,“ tegas Rizal Syahputra, Jum’at (08/12/2017).


Selain itu, Kepala Desa Tamansari meminta agar segera membentuk Tim Penanggulangan Bencana.  Karena dampak dari penanaman bawang putih tersebut bisa menimbulkan bencana banjir yang cukup membahayakan keselamatan masyarakat. Apalagi musim hujan saat ini masih berlangsung dan dikhawatirkan terjadi banjir bandang yang cukup besar.


Demikian juga dengan pernyataan Kepala Desa Bulusari Kecamatan kalipuro, Sugiono, meminta untuk tidak menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan persoalan dampak penanaman bawang putih tersebut. Karena masyarakat sudah tidak sabar dan resah.


“Saya sebagai Kepala Desa tidak mampu meredam gerakan-gerakan masyarakat. Ini menyangkut keselamatan warga,” ucap Sugiono.


Sementara Kepala Desa Kampunganyar terpilih, Siti Latifah Khairiyah, menyampaikan klaim penanaman bawang putih di area Perkebunan Lidjen merupakan program pemerintah yang dibenarkan. Tetapi kenapa dipaksakan ditanam pada lahan dengan kontur tanah yang tidak sesuai.


Maka dari itu, Kepala Desa Kampunganyar terpilih ini minta DPRD untuk segera memanggil Direktur PT. Perkebunan Lidjen dan Dinas Pertanian. “Kalaupun mereka diundang dalam rapat hearing. Masyarakat yang  akan mendatangi Lidjen dan Dinas Pertanian,” ungkapnya tegas.




Reporter : Hariyadi

Halaman:

Editor: REDAKSI

Terkini

X