• Senin, 25 Oktober 2021

Marina Srikandi 18 Fast Boat Trayek Banyuwangi - Jimbaran Dibuka

- Jumat, 29 Desember 2017 | 01:51 WIB
Marina Srikandi 18
Marina Srikandi 18

-
Kapal Cepat Marina Srikandi 18 di pantaii BOOM Marina

KabarRakyat – Rute perjalanan jalur transportasi laut, Banyuwang Jawa Timur ke Jimbaran, Bali dengan Kapal Cepat, Marina Srikandi 18 Fast Boat telah resmi beroprasi di Dermaga Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Kamis (28/12/2017).

"Ya, mulai hari ini Marina Srikandi 18 beroperasi dari Banyuwangi menuju Bali. Dengan menggunakan kapal ini, mampu membawa 145 penumpang dan hanya menempuh perjalan selama 2 jam. Rata-rata kecepatan sekitar 21-30 knot tergantung cuaca," kata Owner Marina, Mulyadi Sukito.

Dengan harapan, kami bisa ikut serta mendongkrak sektor wisata Banyuwangi. Apalagi kapal ini sudah terkoneksi dengan Bali dan Lombok. Kapal lintas provinsi tersebut akan dibuka setiap hari. "Kapal ini akan beroperasi setiap hari dengan satu kali trip. Jadi, penumpangnya penuh maupun kosong tetap berangkat," ungkapnya.

Dari Banyuwangi, kapal berangkat pukul 09:00 WIB dengan tarif promo Rp. 275 ribu. Jika lancar, tidak menutup kemungkinan kapal Marina akan membuka dua kali perjalanan.

Marina Srikandi ini juga membawa tiga misi mulia yakni, menjadi jembatan laut yang menghubungkan Banyuwangi, Bali, dan Lombok, mitigasi dari Bali akibat adanya erupsi, serta membangun kredit sektor pariwisata Banyuwangi.

Disinggung soal kegagalan Marina dua tahun silam, Mulyadi menyatakan, pihaknya lebih siap daripada dua tahun lalu. Setidaknya bisa belajar dari pengalaman terdahulu. Yang pasti lebih siap, dari segi pemasaran juga siap dengan memasarkan melalui media sosial, relasi, termasuk dibantu oleh Ikawangi di Bali untuk bersama-sama memajukan Banyuwangi terutama sektor pariwisata.

Diakuinya, kurangnya kordinasi dan peruntukan dermaga di Kedonganan,  Kabupaten Jimbaran, Bali masih belum terbuka untuk umum sehingga sempat menyebabkan berhentinya Marina beroperasi,  ditambah lagi dengan tidak mendukungnya iklim dan jalur di Bali selatan.

Okupansi terdahulu dibawah 20 persen. Sementara Marina Srikandi dikatakan cukup, minimal bisa terisi 50 persen. Saat ini, Marina Srikandi di Bali sudah didukung dari pihak desa maupun pemerintah Bali dan dipastikan akan berkelanjutan, pungkasnya.

Reporter    : Fattahur

Editor         : Choiri

Baca juga :  Cak Imin Berwisata di Banyuwangi “Alamnya Indah Semua Ada Disini”

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

Pemerintah Bondowoso Mulai Pulihkan Sektor Pariwisata

Rabu, 15 September 2021 | 21:12 WIB
X