• Senin, 25 Oktober 2021

Ketua PCNU Bantah Terima Uang, Terdakwa Yunus Mencak-mencak

- Selasa, 6 Februari 2018 | 18:13 WIB
Kesaksian KH. Maskur Ali
Kesaksian KH. Maskur Ali

Suasana sidang mendengarkan kesaksian dari Ketua PCNU KH. Maskur Ali (ft. Jai)


KABARRAKYAT, BANYUWANGI – Ketua PCNU Banyuwangi, KH Maskur Ali, akhirnya memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penghinaan kyai NU Selasa (6/2/2018). Dalam sidang tersebut, KH. Maskur Ali membantah semua tuduhan dirinya menerima uang dari Perusahaan tambang emas yang dilontarkan Yunus. Sidang sempat diskors karena situasi yang cukup memanas.

Sidang tersebut dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Sidang ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan. KH. Maskur Ali langsung mendapatkan pertanyaan dari Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Disusul dengan pertanyaan dari tim Kuasa Hukum terdakwa M. Yunus Wahyudi.
Baca juga :

Sidang Penghinaan Kiai Ricuh, Hakim Putuskan Tunda Pekan Depan

Berlangsung Tegang, Hakim Beberapa Kali Skors Sidang Penghinaan Kiai

Warga Nahdliyin Hadiri Sidang Penghinaan Kyai NU

 

Tensi persidangan mulai naik saat terdakwa M. Yunus diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan kepada KH. Maskur Ali. Beberapa pertanyaan Yunus yang menyebut KH. Maskur Ali menerima uang dari perusahaan tambang emas. “Tidak benar,” jawab KH. Maskur Ali pada terdakwa.

Maskur Ali juga membantah dirinya mendapatkan kucuran dana dari perusahaan tambang emas saat proses pemilihan Ketua PCNU untuk kali ketiga. Pemilihan saat itu dilakukan di wilayah Karangdoro.

Mendapatkan jawaban tersebut, Yunus beberapa kali menyampaikan meminta KH. Maskur Ali untuk bersumpah menjawab dengan benar. Permintaan Yunus ini sempat mendapatkan teguran dari Ketua Majelis Hakim, Saptono. Akhirnya Yunus menyatakan semua yang ditanyakannya akan disampaikan saksi yang akan diajukannya. “Biar saksi saya nanti yang menjelaskan,” tegas Yunus.

Persidangan sempat diskors majelis hakim karena situasi semakin memanas. Yunus yang berteriak-teriak saat melontarkan pertanyaan memancing reaksi para warga Nahdliyin yang hadir di ruang sidang.

Usai memberikan keterangan, KH. Maskur Ali langsung dikawal menuju kendaraannya. Sementara Yunus yang terus berteriak terpaksa dikawal secara ketat oleh aparat Kepolisian. Pria yang dikenal sebagai aktivis LSM ini terus berteriak bahwa dirinya menyampaikan hal itu agar masyarakat tahu siapa KH. Maskur Ali.

Reporter : Muh. Hujaini

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X