• Selasa, 7 Desember 2021

Pelaku Tabrak Lari TKP Jagung Suprapto Diungkap

- Kamis, 4 Januari 2018 | 13:23 WIB
PSX_20180104_132007
PSX_20180104_132007

KABARRAKYAT, BANYUWANGI - Polisi Lalu Lintas berhasil mengungkap aksi tabrak lari yang terjadi pada Kamis (4/1/2018) pagi.

Kendaraa pelaku tabrak lari berhasil dari keterangan dan petunjuk yang ada di lokasi kejadian. Pelaku kini sedang dalam pemeriksaan petugas Unit Kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi.

Tabrak lari itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, lokasi kejadian di Jl. Jaksa Agung Suprapto, pertigaan perumahan Mendut.

Ketika itu, Yasmin Nurul Fadillah yang mengendarai motor Honda Supra X dengan nopol P 5366 VK berjalan dari arah timur ke barat.

Pada saat tiba di lokasi tersebut Yasmin Nurul Fadillah menghentikan kendaraannya. Sebab saat itu ada kendaraan yang hendak berbelok. Tiba-tiba dari arah yang sama datang mobil Honda Mobilio nopol P 1875 XA.

“Karena jarak yang terlalu dekat terjadilah kecelakaan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian Yudho Nugroho.

Mobil yang saat itu tidak diketahui pengemudinya tiba-tiba menghantam motor yang dikendarai Yasmin Nurul Fadillah. Sepeda motor korban ringsek pada bagian depan. Korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.

Melihat kejadian itu, mobil tersebut bukannya berhenti. Sang pengemudi justru mengambil langkah seribu. Beruntung saksi  ada yang melihat nomor polisi kendaraan itu. “Dari hasil olah TKP kami juga menemukan rumah lampu kota bagian bawah mobil tersebut,” jelasnya

Petugas langsung melakukan upaya pengejaran dengan mengecek pemilik kendaraan tersebut di Samsat. Akhirnya diketahui mobil tersebut milik Mislani Husen, warga Jl. Kertanegara 44, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Petugas  segera menuju ke alamat tersebut. Benar saja, mobil itu ditemukan terparkir dengan kondisi bagian depan penyok dan rumah lampu hilang.

Setelah dilakukan kroscek,lanjut Ris Andrian, pemilik mobil mengaku kendaraannya itu dikemudikan sopirnya yang bernama Heri, (40), warga Jl. Kepiting Banyuwangi. Yang bersangkutan kini tengah menjalani pemeriksaan.

Ris Andrian menyebut, tabrak lari adalah tindakan yang sangat tidak bertanggungjawab. Selain itu, bagi pelaku tabrak lari ada pasal tambahan yang dijeratkan selain pasal utama. Bendungan untuk para tabrak lari akan lebih tinggi. "Meski disembunyikan seperti apapun yang namanya lokasi kecelakaan pasti bekas bekas kendaraan," ungkapnya.

Reporter: Muh. Hujaini

Editor: Suwongko

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

Presiden Jokowi Kunjungi Lokasi Bencana Erupsi Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 18:41 WIB
X