Oknum Guru PNS Cabuli Murid SD di Parkir Sekolah

- Selasa, 26 Desember 2017 | 19:34 WIB
guru cabul
guru cabul

KABARRAKYAT, BANYUWANGI – Perilaku oknum guru yang satu ini sungguh tidak dapat ditiru. Oknum guru sudah nyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini tega melakukan perbuatan cabul. Ironisnya, korban adalah muridnya sendiri. Korbannya adalah CW, (14) bocah kelas VI sekolah dasar asal Kecamatan Glenmore.

Identitas pelaku diketahui bernama Suhadi, (45). Pria ini tercatat sebagai warga Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Dia merupakan guru sekolah tempat korban menempuh pendidikan.

Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada akhir bulan Nopember 2017 lalu tepatnya pada hari Selasa 28 Nopember 2017. Namun pihak keluarga korban baru melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi  beberapa hari lalu. “Pada hari yang sama korban melapor, pelaku berhasil kami amankan,” ujar Kapolsek Glenmore AKP Mujiono.

Perbuatan tak senonoh ini dilakukan pelaku diarea parkir sebuah tempat Futsal di wilayah Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Pelaku awalnya meminta korban mengikuti kegiatan pencairan uang Program Indonesia Pintar (PIP) bersama murid lainnya di salah satu bank pemerintah yang ada di Glenmore.

Rupanya, hal ini hanya siasat pelaku untuk melakukan perbuatan amoral pada korban. Sebab korban tidak kunjung dipanggil untuk mengambil dana tersebut. Sehingga korban hanya menunggu di luar Bank tersebut. “Selanjutnya tersangka mengajak korban berjalan-jalan ke area parkiran Futsal,” jelas Mujiono.

Saat itu, korban sempat diberi uang sebesar Rp 11 ribu sebagi iming-iming. Selanjutnya, sesampainya di area parkir Futsal, pelaku mulai melakukan perbuatan tak senonoh dengan menciumi korban. Tersangka tidak menyadari perbuatannya itu diketahui beberapa orang yang kini dijadikan saksi dalam kasus ini.

Dalam kasus ini Polisi  menyita barang bukti pakaian seragam korban yang dipakai pada saat kejadian. Tersangka kini harus mendekam dalam penjara. Dia dijerat dengan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berikut bunyi Pasal 82, setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Reporter : Muh. Hujaini

Editor      : Suwongko

Baca juga : Petugas Kebersihan Rumah Ibadah Cabuli Bocah

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X