• Kamis, 7 Juli 2022

Kubu Waridjan Cabut Gugatan Pra Peradilan Yang Diajukan Heru Cs

- Senin, 5 Februari 2018 | 16:06 WIB
dicabut
dicabut

Proses pra peradilan di PN Banyuwangi yang diajukan, akhirnya di cabut Waridjan (Ft. Jai)


KABARRAKYAT, BANYUWANGI - Gugatan praperadilan yang diajukan Waridjan, Inggrid, Tutut Hariyadi  dan Sihar Simanulang tidak jadi digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Sebab mereka mencabut gugatan tersebut. Alasannya sudah ada komunikasi antara pihak mereka dan kubu Sugihartoyo selaku pelapor.

Pencabutan gugatan itu dilakukan saat persidangan baru dibuka oleh hakim Heru Setiyadi. Jainuri selaku pengacara keempat orang itu menyampaikan surat pencabutan gugatan dari kliennya kepada Hakim. Setelah membaca surat tersebut Hakim langsung menyampaikan kepada Aiptu Bambang PW yang menjadi kuasa hukum Penyidik Polda jawa Timur. Selanjutnya sidang ditutup untuk menunggu penetapan dicabutnya gugatan tersebut.

Ditemui usai persidangan, Jainuri mengatakan, pencabutan itu dilakukan karena sudah ada komunikasi antara kliennya dengan pihak Sugihartoyo. “Nanti langkah selanjutnya konsep perdamaian itu bagaimana tentunya pihak mereka yang tahu,” ujarnya Senin (5/2/2018) siang.
Baca juga : * Waridjan Dkk Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Perpenas   * UNTAG Sudah Akreditasi B “Lulusan Bisa Bersaing Pekerjaan”

Jainuri menyebut, gugatan praperadilan itu disampaikan kliennya terkait status tersangka yang ditetapkan penyidik Polda Jatim terhadap empat kliennya. Salah satu alasan pendaftaran gugatan praperadilan itu karena masih ada perkara perdata yang berjalan. Selain itu, saat itu Sihar Simanulang statusnya masih sebagai TNI Aktif. “Mereka dilaporkan dalam kasus penggelapan dan membuat keterangan palsu,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Mantan Pengurus Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Waridjan (WR), menjadi tersangka dalam kasus dugaan membuat surat palsu sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHP. Masih ada 3 rekannya yang lain, yakni mantan Rektor Untag 17 Agustus 1945 Banyuwangi, TH mantan Rektor Untag lama, SS dan IM juga ikut menyandang status tersangka dalam kasus yang sama.

Kabar ini disampaikan salah satu Pengurus Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Nurul Islam Jumat (5/1/2018). Dalam kesempatan itu, selain Nurul Islam hadir juga anggota Dewan Kehormatan Untag 1945 Banyuwangi, Sonny T. Danaparamita, Heru Pratista dan Supriyadi KS dan Penasehat Hukum Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Ahmad Badawi.

Menurut Pria yang biasa dipanggil Nurul ini kabar tersebut dia ketahui dari surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) yang diterimanya dari Polda Jawa Timur. SP2HP tersebut tertanggal 29 Desember 2017 lalu.

Reporter : Muh. Hujaini

Editor : Coi/Choiri

Editor: REDAKSI

Terkini

X