• Sabtu, 12 Juni 2021

700 KK Belum Nikmati Program Pamsimas

- Selasa, 5 Desember 2017 | 15:57 WIB
700 Kepala Keluarga Belum Nikmati  Program Pamsimas
700 Kepala Keluarga Belum Nikmati Program Pamsimas


TRENGGALEK – Sejak bergulirnya program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) tahun 2016 di desa Sukowetan Trenggalek, sampai akhir tahun 2017, ada 700 KK yang belum merasakan nikmatnya air bersih.


Kendala yang dihadapi pengelola adalah minimnya dana bantuan pemerintah yang tidak sebanding dengan jumlah warga yang antusias ingin mengikuti program ini.


Kepala Desa Sukowetan, Sururi, saat dimintai keterangan terkait adanya masyarakatnya yang belum menikmati air bersih, di Kantor Desa Sukowetan selasa ( 5/12), melalui Karyono, Ketua Pamsimas mengatakan, bahwasannya pengelola sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan air bersih bagi warganya. Namun karena minimnya anggaran yang ada, sampai saat ini pengelola hanya mampu menjangkau 300 KK.


"Dari semula sudah ada rencana. Target kami, di tahun 2019,  Pamsimas bisa menjangkau 1000 KK. Namun karena dana program pengembangan yang minim, tahun ini hanya mampu membangun jaringan untuk 300 KK. Kami mengharap warga untuk bersabar. Insyaallah sisanya, 700 KK, kami akan koordinasi dengan pejabat pemerintah daerah. Semoga di Tahun 2018 bisa terealisasi," terang Karyono. Apa yang disampaikan Ketua Pamsimas "Berkah Banyu Sewu" Sukowetan ini  juga diamini oleh Purnomo, kepala bagian tekniknya.


Menyikapi adanya kondisi ini, pengelola berupaya agar selambatnya tahun  2019, seluruh warga Sukowetan bisa merasakan air bersih. "Kami sebagai pengelola menyadari kalau air sudah menjadi kebutuhan pokok warga. Apalagi ketika musim kemarau, warga kami akan kesulitan air. Maka kami akan berusaha semaksimal mungkin supaya seluruh warga Sukowetan ke depannya tidak mengeluh kekurangan air bersih” ujarnya.


Sementara itu Kades Sururi mengharap kepada masyarakat agar bisa menyadari bahwasannya mengelola program Pamsimas tidak semudah yang dibanyangkan. Ada banyak kendala di lapangan yang dialami pengelola, diantaranya dipengaruhi tingkat partisipasi masyarakat terhadap fungsionalisasi infrastruktur serta ketersediaan anggaran terhadap kegiatan tersebut.


"Oleh sebab itu kami minta kepada masyarakat untuk sabar. Kami bersama pengelola akan segera koordinasi dengan Dinas atau Instansi  terkait untuk membuat rencana dan tata cara pelaksanaan agar paling lambat tahun 2019, semua kendala  Pamsimas di Desa Sukowetan ini bisa teratasi dengan baik. Program Pamsimas ini menjadi tanggung jawab kita bersama, maka seluruh masyarakat yang belum terjangkau jaringan air harus sabar” pungkas Kades Sururi.




Reporter : Rudi Sukamto


Halaman:

Editor: Kabar Rakyat

Terkini

X