• Sabtu, 15 Mei 2021

Penganiayaan Pedagang Hingga Tewas Ditangkap Tekab Tulang Bawang

- Minggu, 10 Maret 2019 | 14:02 WIB
Foto: Tim Tekab Polres Tulang Bawang saat mengamankan tersangka penganiayaan berat.

KABARRAKYAT.ID – Pelaku penganiayaan, mengakibatkan tewasnya pedagang buah rambutan bernama Riko Sanjaya (22), warga Dusun Cakat Raya, Kampung Menggala, berhasil ditangkap tim khusus anti bandit Polres Tulang Bawang, Lampung, (8/3/2019).

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, hanya butuh waktu 25 jam untuk mengungkap dan menangkap pelakunya.

Kejadian itu, terjadi hari Kamis (7/3), sekira pukul 16.00 WIB, di Jalintim (jalan lintas timur), Jembatan Cakat, Dusun Cakat Raya. Yang mana saat itu korban sedang duduk di pinggi jalan untuk berjualan rambutan.

“Pelaku Fendi als Cucung (35), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Kahuripan, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang ditangkap hari Jumat (8/3), sekira pukul 17.00 WIB, saat sedang bersembunyi di Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala,” ujar AKP Zainul. Sabtu (9/3).

Diceritakan, datanglah pelaku dengan berkendara sepeda motor untuk menemui korban, tanpa banyak bicara pelaku yang telah membawa sajam jenis celurit, langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dan usai melakukan aksinya pelaku pergi melarikan diri.

“Korban mengalami luka bacok pada bagian punggung kiri. Korban sempat dibawa dan di rawat di RSUD Menggala, namun naas nyawa korban tidak dapat terselematkan dan korban dinyatakan meninggal dunia,” terang AKP Zainul.

Berkat kerja keras dan keuletan petugas di lapangan, akhirnya pelaku yang telah melarikan diri berhasil ditangkap. Saat dilakukan interogasi oleh petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya dan menyerahkan alat yang digunakan untuk melakukan anirat terhadap korban.

Barang bukti yang disita, berupa sajam jenis celurit, sepeda motor jenis honda GTR warna merah hitam, dan pakaian milik korban yang dipakai saat terjadinya anirat.

“Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiyaan yang mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.” Tutup Kasat Reskrim.

Reforter : Buhari

Editor : Richard

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X