• Sabtu, 15 Mei 2021

KKP Beri Bantuan Rp. 14.05 Miliar Pembangunan Perikanan di Kabupaten Probolinggo

- Kamis, 28 Februari 2019 | 15:08 WIB
IMG-20190228-WA0058
IMG-20190228-WA0058

-
Foto : Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto,saat menyerahkan bantuan KKP di Pantai Bentar, Probolinggo, Kamis (28/2/2019).

KABARRAKYAT.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan komitmen untuk mendukung percepatan pembangunan perikanan di Kabupaten Probolinggo-Jawa Timur. Komitmen ini dibuktikan dengan pemberian berbagai program dan bantuan langsung bagi pelaku utama perikanan yakni pembudidaya ikan, nelayan, pengolah dan petambak garam, Kamis (28/2/2019).


Total dukungan KKP tersebut diperkirakan hingga mencapai lebih kurang Rp. 14,05 milyar masing-masing terdiri dari input produksi, sarana perikanan, fasilitasi pembiayaan, perlindungan pelaku utama melalui asuransi dan sertifikasi hak atas tanah, pengembangan SDM anak pelaku utama perikanan dan bentuk lainnya.


Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, dalam keterangannya saat penyerahan bantuan pemerintah di Kabupaten Probolinggo menyatakan, bahwa program dukungan KKP diarahkan agar menyentuh langsung para pelaku utama. Menurutnya ada 2 (dua) fokus utama KKP yakni bagaimana dukungan ini dapat secara langsung meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga pelaku utama mendapatkan nilai tambah keuntungan yang lebih besar dan kapasitas usaha yang lebih kuat.


"KKP terus mendorong peningkatan kesejahteran pelaku utama perikanan. Jadi, kami akan pastikan bahwa program ini bisa memberikan dampak positif bagi perbaikan struktur ekonomi masyarakat dan tentunya perekonomian daerah", ungkap Slamet di depan ratusan masyarakat yang hadir di Pantai Bentar-Probolinggo, Kamis (28/2/2019).


Kegiatan penyerahan bantuan pemerintah juga turut dihadiri anggota komisi XI DPR RI Muhkamad Misbakhun, anggota IV BPK RI, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko dan jajaran KKP dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur.


Slamet menjelaskan, bahwa berbagai program KKP sepanjang 4 (empat) tahun terkahir mampu memberikan efek positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.


Indikatornya yakni Nilai Tukar Nelayan (NTN) naik dari 109,86 di tahun 2017 menjadi 113,28 pada tahun 2018. Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) untuk periode yang sama naik dari 99,09 menjadi 100,80.


Nilai Tukar Usaha Nelayan (NTUN) naik dari 123,01 menjadi 126,68 dan Nilai Tukar Usaha Pembudidaya Ikan (NTUPi) pada periode yang sama naik dari 110,23 menjadi 113,27.


Tren pertumbuhan NTN dan NTPi yang positif sepanjang tahun 2018 tersebut menunjukkan bahwa ada perbaikan struktur ekonomi masyarakat pelaku usaha perikanan (nelayan dan pembudidaya).

Halaman:

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

16 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia

Kamis, 25 Maret 2021 | 19:34 WIB
X