Dua Alat Deteksi Bencana Longsor di Situbondo Rusak

- Sabtu, 24 November 2018 | 18:50 WIB
Alat deteksi bencana longsor
Alat deteksi bencana longsor

Foto: Alat deteksi bencana tanah bergerak dan longsor di dua desa rusak

KABARRAKYAT.ID - Dua alat deteksi tanah longsor dan tanah gerak di Kabupaten Situbondo rusak dan tidak berfungsi lagi. Alat tersebut dipasang di dua lokasi berbeda, yakni Desa Tamanan dan Kalirejo, Kecamatan Sumber Malang, Kabupaten Situbondo.

Ironisnya, kondisi alat deteksi tanah longsor dan tanah gerak itu sudah sudah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan saja. Sementara lokasi pemasangan alat deteksi itu adalah rawan bencana tanah bergera dan tanah longsor. Terlebih saat ini, cuaca masuk musim hujan.

“Sementara alat deteksi longsor dan tanah gerak ini/merupakan peringatan dini yang dibutuhkan warga sekitar,” kata Fadal, Ketua RT Desa Gelendung Desa Kalirejo pada wartawan, Sabtu (24/11/2018).

Dijelaskan, alat deteksi tanah longsor dan tanah gerak di Kabupaten Situbondo itu bantuan dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, yang terpasang kurang lebih 4 tahun lalu. Sedangkan Pemkab Situbondo melalui pihak Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) menegaskan lembaganya tidak bisa memperbaiki alat deteksi tanah longsor dan tanah gerak. Karena alat tersebut belum diserahterimakan sejak usai dikerjakan.

Sementara untuk memperbaiki sejumlah komponen yang hilang dicuri orang, seperti spiker dan di desa Taman barag accu, digunakan menggerakan alat sensor juga hilang. “Yang hilang dicuri orang dianatra spiker dan accu,” kata sumber BPBD Situbondo.

Sementara ratusan warga yang berada di bawah bukit ini khawatir, tanah kembali gerak jika intensitas hujan mulai tinggi. “Dulu pernah terjadi musibah tanah bergerak. Jadi warga khawatir dan berharap pemerintah bisa memperbaiki alat deteksi tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Yons

Editor: Coi/Choiri

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X