• Senin, 25 Oktober 2021

Lintasan KA Tegalmojo Sering Terjadi Kecelakaan

- Sabtu, 1 September 2018 | 01:12 WIB
IMG-20180901-WA0000
IMG-20180901-WA0000

KABARRAKYAT.ID - Manager Humas DAOP IX Jember, Lukman Arif mengaku lintasan kereta api tanpa palang pintu di Tegalmojo, Singojuruh sering terjadi kecelakaan. Selain kawasan padat kendaraan juga belum maksimal rambu-rambu berfungsi.

Pernyataan itu, menanggapi insiden Kereta Api (KA) Mutiara Timur yang menemper truck pengangkut tabung LPG 3 kilogram di perlintasan Kereta Api Tegalmojo, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, pada Jumat (31/08/2018)

Dampak dari insiden ini perjalanan KA Mutiara timur siang relasi Surabaya - Banyuwangi berhenti luar biasa di KM 64+100 antara Stasiun Temuguruh - Singojuruh karena tertemper truk di perlintasan tidak terjaga tersebut.

"Akibat kejadian itu lokomotif mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan dan diganti dengan lokomotif pengganti dari depo lokomotif Banyuwangi," ujar Lukman.

Warga sekitar menyebutkan, kejadian tertabrak kereta ini sudah sering terjadi di perlintasan itu. "Disini sudah sering terjadi kecelakaan kereta api dan sudah banyak juga orang yang jadi korban," cetus Nitta

Selain tidak berpalang pintu, jalan perlintasan tersebut cukup ramai kendaraan melintas, baik truk maupun pengendara lainnya. "Kebanyakan yang terjadi kecelakaan kendaraan yang melaju dari arah timur," katanya

Beberapa masyarakat sekitar mengaku seringnya kejadian kecelakaan itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya; tidak berfungsinya rambu rambu di perlintasan, salah satunya sirine pemberitahuan yang berfungsi akan melintas kereta api. Penyebab lainnya, pengemudi kurang konsentrasi dalam berkendara serta jika kendaraan dari arah timur pandangan supir terhalang pepohonan yang berada di sebelah kiri jalan

"Saya berharap Dinas terkait bisa melengkapi perlintasan dengan memberikan palang pintu, minimal rambu rambu bisa berfungsi kembali," harapnya

Diberitakan sebelumnya, insiden tersebut mengakibatkan 1 korban tewas atas nama Mustakim. Sedangkan sopir dan kernet truck atas nama Krisna dan Yogi mengalami luka berat.

Reporter: Rohman

Editor : Coi/Choiri

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X