• Minggu, 27 November 2022

Musik "Suluk Tangkub" Karya Seni Anak Banyuwangi

- Sabtu, 4 Agustus 2018 | 22:17 WIB
Suluk Tangkub
Suluk Tangkub

KABARRAKYAT.ID - Karya seniman muda berbakat asal#Banyuwangi terus terlahir. Dengan kemajuan zaman, sentuhan tangan tangan kreatif, para pelaku seni tetap bisa membuat suatu karya kesenian yang kekinian. Seperti kiprah dari#Adlin Mustika Alam mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya yang menciptakan karya seni musik yang berjudul "Suluk Tangkub" yang di gelar pada Kamis (02/08/2018) di Taman Budaya Jawa Timur, tepatnya di gedung Cak Durasim, Surabaya, Jawa Timur.

Adlin nama akrabnya merupakan salah satu pemuda kelahiran Dusun Pasinan, Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Karya cipta#Suluk Tangkub merupakan karya musik yang dieksplor dari Gandrung Seblang Subuh. Karya ini, gambaran sebuah upaya pencarian sebuah wujud kesempurnaan dengan jalan memohon ampunan kepada Sang Pencipta.

Karya ini dikemas melalui garapan musikal dengan menggunakan alat musik seperti; angklung, biola, gamelan dan vokal yang memiliki tempo, volume serta dinamika.

Suluk Tangkub sendiri menggambarkan sesuatu nilai nilai pada seblang subuh. Ungkapan dalam nilai tersebut merupakan permohonan maaf kepada tuhan dengan kegiatan yang sudah dilakukan pada pergelaran Gandrung.

Alumni dari SMA Negeri 1 Rogojampi tahun 2014 ini mewujudkan karya musiknya dimaksudkan agar bisa memberikan sentuhan rasa serta inovasi dalam merangsang untuk dijadikan sebuah karya yang lebih kreatif

Pertunjukannya ini dirasa cukup membangkitkan kembali motivasi melalui nilai nilai seblang subuh dengan mewujudkan bentuk konser karawitan#Banyuwangi dengan struktur garap pada penyajianya.

Berbgai pesan di ekspresikan melalui konser karawitan ini, dengan garap gamelan#Banyuwangi juga penambahan instrumen bonang dan garap vokal yang dikemas lewat dinamika tempo birama dan ritme.

Rangkaian musikal terebut di tuangkan melalui materi yang berangkat dari gending Gandrung, Angklung caruk serta kuntulan. Hal ini dimaksudkan mampu memaknai tentang nilai nilai yang terkandung dalam garap konser musik yang berjudul#Suluk Tangkub.

Selain unsur musik Adlin juga menggarap tata panggung serta permainan lampu panggung untuk mendukung suasaan agar tercapai. Dalam karyanya ini juga diperlukan pemikiran yang matang serta tindakan yang tegas untuk menyukseskannya guna menambah nilai estetik pada pertunjukannya.

Adlin menggunakan garap musik dengan komponen gamelan#Banyuwangi. Pola teknik tabuhan menjadi bahan penting baginya untuk penggarapan. Garap musik pada karyanya ini menjadi bagian penting dan tujuan utama yang perlu di cermati.

"Jalinan musikal dengan permainan ricikan masing masing menjadi perhatian khusus dan sangat serius. Terutama pada garap vokal seerta penggarapan pada teknik instrumental," cetus Adlin

Ia menciptakan karyanya ini atas dasar memenuhi sebagai tugas akhir untuk memenuhi syarat kelulusan. Adlin berharap karya ini menginspirasi bagi kita semua. "Semoga karya ini bisa diterima di masyarakat Jawa Timur khususnya#Banyuwangi. Saya berharap pemerintah menyukai karya saya ini," harap Adlin
-

-

-

-

-

-

Berbagai torehan yang diperoleh Pemuda kelahiran tahun 1996 ini, diantaranya; Juara umum parade musik daerah tingkat Nasional di TMII Jakarta tahun 2016, sebagai sutradara drama musikal Mapag Srengenge di RTH Singojuruh, Banyuwangi tahun 2017, sebagai penata musik dan sendra tari kolosal dalam lakon Trunojoyo di Taman Candra Wilwatikta  tahun 2017, Penyaji terbaik pada parade musik di TMII tahun 2017, Penyaji terbaik pada Festival karya tari di#Banyuwangi tahun 2018, dan berbgai prestasi lainnya yang ia dapatkan selama menjadi Mahasiswa si#STKW Surabaya.

Reporter: Rohman

Editor: Coi/Choiri

https://www.youtube.com/watch?v=0_UlOjF7oXYhttps://www.youtube.com/watch?v=8EnjjFAZTPYhttps://www.youtube.com/watch?v=r0zyHxh7Z7A

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X