• Senin, 25 Oktober 2021

Bisnis Hotel dan Restauran Lesu, PHRI Banyuwangi Mengadu ke DPRD Setempat

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 19:16 WIB
PHRI Banyuwangi saat mengadu ke DPRD melalui rapat dengar pendapat (Hariyadi)
PHRI Banyuwangi saat mengadu ke DPRD melalui rapat dengar pendapat (Hariyadi)

KABAR RAKYAT,Banyuwangi - Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyuwangi mengaduh ke DPRD setempat. Mereka berharap adanya solusi nyata untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi sector pariwisata, perhotelan dan restaurant.

Pasalnya bisnis perhotelan saat ini lesu, dampaknya ada 3.150 karyawan Hotel maupun restauran dirumahkan dampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pengetatan kegiatan masyarakat tersebut membuat occupancy rate makin turun.

Rombongan pengusaha Hotel dan Restaurant yang tergabung dalam PHRI diterima Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto beserta anggota dewan dari lintas komisi dengan mengundanghadirkan  jajaran eksekutif dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Selasa (24/08/2021).

Baca Juga: Banyuwangi Bakal Terapkan Retribusi Pengelolaan Sampah

Usai rapat dengar pendapat atau hearing,Ketua PHRI Banyuwangi, Zainal Mutaqin menyampaikan, PHRI datang ke gedung DPRD dalam rangka mencari solusi terbaik agar pegusahan Hotel, Restauran maupun tempat hiburan diberi kelonggaran untuk beraktivitas.

“ Ada 3.150 karyawan Hotel unpaid leave atau cuti panjang di luar tanggungan perusahaan, kita meminta kepada Pemerintah daerah memberikan solusi agar sector perhotelan, restaurant maupun tempat hiburan bisa bergerak kembali , “ ucap Zainal Mutaqin.

Zaenal menjelaskan, sebelum penerapan PPKM, sector perhotelan maupun restaurant di Banyuwangi sempat mengalami peningkatan dengan tingkat hunian kamar Hotel hingga 50 persen. Namun setelah penerapan PPKM tingkat okupansi turun drastis dengan rata-rata 12 persen.

Baca Juga: Vaksinasi Massal dari PDI Perjuangan Sasar Wong Cilik Banyuwangi

“ Pengusaha hotel dan restaurant siap mematuhi protocol kesehatan ketat asal ada solusi terbaik atau pelonggaran agar dapat bergerak kembali , “ tegas Zaenal Mutaqin.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB
X