• Rabu, 27 Oktober 2021

Komisi III DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Perjelas Status Aset Daerah Yang Pernah Dikelola PDAU

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 18:39 WIB
Rakor Komisi III DPRD Banyuwangi bersama tim likuidasi PDAU
Rakor Komisi III DPRD Banyuwangi bersama tim likuidasi PDAU

KABAR RAKYAT,Banyuwangi - Komisi III DPRD Kabupaten Banyuwangi minta kepada pemerintah daerah untuk segera memperjelas status seluruh aset daerah yang pernah dikelola oleh Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) setelah dibubarkan pada tahun 2014 lalu.

Selain itu, Pemda juga diminta menyelesaikan persoalan kompensasi mantan karyawan PDAU yang hingga kini belum dibayarkan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III, Emy Wahyuni Dwi Lestari usai menggelar rapat koordinasi bersama Tim Likuidasi PDAU, Kamis (19/08/2021) di ruang Komisi III DPRD Banyuwangi.

Baca Juga: Aliansi Umat Beragama Batal Demo, Polresta Banyuwangi Proses Pengaduan LDII

“ Melalui rapat koordinasi bersama tim likuidasi PDAU dari Pemkab, kita ingin ada kejelasan aset daerah yang pernah dikelola PDAU sehingga kedepan aset tersebut dapat dikelola kembali untuk memaksimalkan pundi penerimaan daerah , “ ucap Emy Wahyuni Dwi Lestari saat dikonfirmasi awak media.

Menurut Emy, beberapa aset daerah yang pernah dikelola PDAU saat ini tidak bisa dimanfaatkan diantaranya tanah perkebunan kelapa di wilayah Muncar dan kebun kopi di Kalibaru. Perkebunan produktif itu kini dikuasai oleh warga setempat yang notabene dulunya mantan karyawan PDAU.

“ Pemda harus segera menyelesaikan persoalan mantan tenaga kerja di perkebunan itu dan selanjutnya memperjelas status hukum kepemilikan tanah perkebunan itu , “ ungkapnya.

Baca Juga: Berita Banyuwangi Truk 'Jalan Sendiri' Terperosok Selokan Gus Tinem Bikin Heboh

Dijelaskan oleh politisi Partai Demokrat ini, PDAU dulunya mengelolah beberapa unit usaha diantaranya Wisma Blambangan yang saat ini pengelolaannya sudah di pihak ketigakan, unit usaha percetakan dan perkebunan kelapa dan kopi.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X