• Senin, 25 Oktober 2021

Banyak Anggota Dewan Tidak Memberi Tanggapan, FPKB DPRD Banyuwangi Kecewa Hak Interpelasi Terhenti

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:11 WIB
Salah satu pengusul Hak Interpelasi dari FPKB DPRD Banyuwangi, H.Khusnan Abadi
Salah satu pengusul Hak Interpelasi dari FPKB DPRD Banyuwangi, H.Khusnan Abadi

KABAR RAKYAT,Banyuwangi - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Banyuwangi kecewa usulan hak interpelasi terkait penandatanganan dokumen tapal batas Kawah Ijen oleh Bupati, Ipuk Fiestiandani terhenti di paripurna internal Dewan.

Salah satu pengusul interpelasi dari FPKB, H.Khusnan Abadi menyampaikan, sesuai dengan mekanisme,dalam rapat paripurna internal dewan, pengusul menjelaskan substansi dan alasan atas diajukannya hak bertanya tersebut dengan harapan ada tanggapan atau pandangan dari seluruh fraksi di DPRD Banyuwangi.

Namun dalam forum secara umum tidak ada anggota dewan yang memberikan tanggapan, yang muncul justru penolakan pengunaan hak interpelasi.

Baca Juga: Hak Interpelasi Soal Tapal Batas Kawah Ijen Kandas di Paripurna Internal DPRD Banyuwangi

“ Setelag penyampaian substansi dan alasan hak interpelasi dari pengusul, mekanismenya memang dikembalikan kepada anggota fraksi-fraksi untuk memberikan tanggapan, tetapi secara umum tidak ada yang memberi tanggapan, yang muncul justru penolakan , “ ucap Khusnan Abadi saat dikonfirmasi awak media, Senin (16/08/2021) kemarin.

Ada lima fraksi yakni fraksi PDI-Perjuangan, fraksi Nasdem, fraksi Golkar-Hanura, fraksi PPP dan fraksi Gerindra tidak mempertanyakan alasan-alasan diajukannya hak interpelasi kepada pengusul, tetapi hanya menyatakan tidak setuju adanya hak interpelasi.

“ Padahal dalam forum paripurna internal, pimpinan dawn telah memberikan kesempatan kepada kita untuk menjelaskan dasar-dasar maupun bukti peta kepemilikan kawasan Kawah Ijen , “ ucapnya.

Baca Juga: Soal Batas Kawah Ijen, 17 Anggota DPRD Banyuwangi Usulkan Hak Interpelasi

Menurut Sekretaris DPC PKB Banyuwangi ini, 1/3 kawasan Kawah Ijen tersebut bukan dicaplok oleh kabupaten tetangga seperti pemberitaan di media massa, namun diserahkan, seperti yang tertulis dalam dokumen penandatanganan tersebut.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temu Mayat Di Kebun Tebu Glenmore Jadi viral

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:59 WIB

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB
X