Tim Gabungan Laksanakan Operasi Penertiban Aktifitas Tambang Galian C Ilegal di Kabupaten Banyuwangi

- Jumat, 23 Desember 2022 | 08:21 WIB
Tim Gabungan Polri , TNI dan Instansi terkait memasang plang penutuban aktifitas tambang galian C yang belum memiliki ijin (Hariyadi)
Tim Gabungan Polri , TNI dan Instansi terkait memasang plang penutuban aktifitas tambang galian C yang belum memiliki ijin (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Tim Gabungan dari Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jatim,Polresta Banyuwangi dibantu TNI, Satpol PP dan Instansi terkait menggelar operasi penertiban aktifitas tambang Galian C yang disinyalir belum memiliki izin resmi dari pemerintah, Kamis (22/12/2022)

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol.Deddy Foury Millewa melalui Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Harianto menyampaikan,  kegiatan operasi ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut atau merespon beberapa informasi maupun pengaduan masyarakat bahwa ada beberapa lokasi diwilayahnya menjadi tempat kegiatan tambang galian C (batuan dan pasir)

ada sekitar 11 kecamatan di Banyuwangi yang terindikasi menjadi lokasi tambang pasir/batuan ilegal.

Baca Juga: Gandeng InSWA, Banyuwangi Siapkan Masterplan Pengelolaan Persampahan Hingga 20 Tahun

"Laporan sementara yang kita terima, ada 11 kecamatan yang terindikasi memiliki tambang ilegal. Seluruhnya akan kita datangi satu persatu," kata Didik, Kamis (22/12/2022).

Operasi penertiban tambang ini, kata Didik, dilakukan secara serentak dan menyeluruh. Seluruh tambang yang didatangi petugas akan dicek perizinannya.

"Operasi penertiban ini menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat terkait aktivitas tambang di beberapa tempat diduga ilegal. Makanya kita cek di lapangan," ujarnya.

Pada kegiatan ini Polresta melakukan pengecekan lapangan, verifikasi faktual terkait ada tidaknya dokumen perizinan yang dimiliki di lokasi-lokasi yang terdapat aktivitas pertambangan.

Baca Juga: Forum Edukasi Wartawan Banyuwangi Gelar Diskusi Melek Mitigasi Bencana

“Oleh karena itu maka kegiatan ini dengan melibatkan secara lengkap dari Satpol PP, Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, sehingga secara bersama-sama mengecek dan memastikan apakah sudah berizin atau tidak,” papar Wakapolresta.

Didik berharap pengusaha tambang yang beroperasi di Banyuwangi untuk tertib administrasi. Dengan begitu harapannya sektor pertambangan dapat membantu mendongkrak pendapatan daerah.

"Mereka wajib tertib administrasi, karena ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar," kata Didik.

Dia menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi dan menindak tegas pelaku tambang kedapatan tak mengantongi izin.

Baca Juga: Amankan Libur Nataru 2023, Polresta Banyuwangi Siapkan Belasan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X