Kondisi Hujan Abu Menyulitkan Tim Evakuasi Erupsi Semeru

- Minggu, 4 Desember 2022 | 15:52 WIB
Warga Sumberwuluh mulai mengungsi,Minggu (4/12/2022)
Warga Sumberwuluh mulai mengungsi,Minggu (4/12/2022)


KABAR RAKYAT – Ada 7 Dusun di 2 Desa menjadi fokus pertama tim evakuasi BPBD, TNI/Polri di zona rawan erupsi gunung Semeru, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, sejak Minggu dini hari (4/12/2022), melakukan evakuasi warga. Upaya evakuasi dilakukan setelah PVMG menyatakan gunung Semeru naik level dari siaga menjadi awas.

Gunung Semeru kembali erupsi mengeluarkan guguran awan panas mulai pukul 12.00, Minggu siang (4/12/2022). Upaya evakuasi dilakukan BPBD bersama TNI/Polri sejak pagi sebelum guguran awan panas terjadi.

Ada 7 Dusun, 4 Dusun di Desa Sumberwuluh dan 2 Dusun di Desa Supiturang semua warganya diusingkan dan diminta menuju titik aman di lokasi penampungan.

Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah ada peringatan dari PVMG adanya peningkatan status gunung Semeru.

“ Tim evakuasi mulai bergerak sejak pukul 4 pagi melakukan evakuasi warga di Desa Sumberwuluh dan Supiturang. Dan sampai siang ini terus menghimbau warga keluar dari zona berbahaya yang telah ditetapkan sebelumnya. Kawasan ini merupakan zona merah yang sebagian besar warganya sudah di relokasi setahun lalu,” ungkap Patria

Guguran awan panas Semeru berlangsung mulai pukul 12.00 menuju aliran di Supiturang dan sungai Sumberwuluh. Namun terjadi perluasan awan panas karena hembusan angin yang cukup kuat hingga menyebabkan hujan Abu pekat.
Hujan abu yang cukup pekat hingga lokasi gelap menyebabkan tim evakuasi kesulitan melakukan aksi pertolongan di lokasi bencana.

Sampai siang ini belum diketahui adanya korban jiwa. Namun begitu Petugas terus melakukan upaya evakuasi dan dukungan kepada warga terdampak di lokasi bencana erupsi Semeru,Minggu(4/12/2022).
Bupati Lumajang Thoriqul Haq, terus memantau dari delat perkembangan di lapangan. Pihaknya, ingin memastikan warga terdampak erupsi Semeru aman dan tercukupi kebutuhan logistik.

“ Sebagian warga telah dievakuasi khususnya di zona merah. Mereka sudah diberikan makan di lokasi penampungan. Hanya saja tim BPBD terus melakukan upaya-upaya cepat dalam upaya penyelamatan warga terdampak,” terang Thoriqul Haq.

Letusan Semeru hari ini diakui oleh PVMG nyaris sulit terpantau. Namun berkat evaluasi petugas, perkembangan alat pantau gempa di lokasi status awas gunung Semeru bisa diputuskan PVMG.

Kepala PBMG Hendra Gunawan menyampaikan, erupsi gunung Semeru tidak bisa ditentukan dari gempa dangkal. Ada dinamika gempa di kedalaman di gunung Semeru cukup spesifik.

“ Umumnya erupsi gunung bisa diketahui dari gempa dangkal yang menunjukan aktifitas peningkatkan magma di stupa( mulut gunung). Namun Semeru kali ini gempa justru terjadi di kedalaman yang mendorong aktifitas magma naik cepat ke atas permukaan,” jelas Hendara Gunawan.

Petugas pos pantau gunung Sawur memantau adanya peningkatan gempa di kedalaman Semeru sejak sehari lalu. “ Tim PVMG langsung melakukan analisa atas adanya gempa di kedalaman yang tinggi dan menyimpulkan peningkatan status menjadi awas. Dan meminta semua warga di ungsikan sejak Sabtu malam,(3/12/2022).

 

 

Editor: Richard De Mas Nre

Tags

Terkini

7 Tanda Hubungan Rusak dan Tidak dapat Anda Perbaiki

Selasa, 7 Februari 2023 | 21:34 WIB
X