Kemenperin Resmi Luncurkan Indeks Kepercayaan Industri 'IKI' Jadi Sumber Acuan Kebijakan

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 14:52 WIB
Kemenperin Resmi Luncurkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Jadi Sumber Acuan Kebijakan/Tangkap Layar YouTube/perekonomianRI
Kemenperin Resmi Luncurkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Jadi Sumber Acuan Kebijakan/Tangkap Layar YouTube/perekonomianRI

KABAR RAKYAT – Kementrian Perindustrian terus dorong sektor industri sebagai “motor” penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Meningkatnya perkembangan industri berdampak terhadap peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, transfer teknologi, serta kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan “Mengingat kontribusi industri pengolahan merupakan yang tertinggi yaitu sebesar 17,9% terhadap PDB.” Kata Bapak Airlangga saat peluncuran IKI di Jakarta Rabu, 30 November 2022.

Baca Juga: RAMALAN Keberuntungan Zodiak Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio Besok Minggu 4 Desember 2022: Cinta dan Kekayaan

“Dan masih tumbuh sebesar 4,83% pada triwulan III tahun 2022, kinerja industri tersebut menopang solidnya  perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan global saat ini,” kata Bapak Airlangga menambahkan.

Kementerian Perindustrian secara resmi meluncurkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI), yang akan menjadi indicator derajat keyakinan atau tingkat optimisme industry pengolahan terhadap kondisi perekonomian.

IKI merupakan gambaran kondisi industri pengolahan dan prospek kondisi bisnis enam bulan ke depan di Indonesia.

“Dengan adanya IKI, saya berharap kondisi industri nasional dapat ter-capture dengan baik, sehingga akan membantu dalam penciptaan kebijakan yang berkualitas sesuai dengan fakta di lapangan,” Kata Menko Perekonomian.

Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Perindustrian menyatakan, IKI juga digunakan untuk mendiagnosa permasalahan sektor industri serta penyelesainya secara cepat dan tepat.

“Selama ini, terdapat indeks-indeks yang menjadi cerminan produktivitas industri, namun penyajian datanya kurang mendetail sehingga Kementrian Perindustrian sebagai pembina industri tidak dapat menggunakanya sebagai acuan kebijakan,” Kata Menteri Perindustrian.

Agus Gumiwang berharap, IKI bisa jadi referensi yang digunakan oleh seluruh pemangku kepentingan sektor industry.

Baca Juga: Head to Head Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022: Belanda Miliki Rekor Tak Terkalahkan

Menteri Perindustrian menjelaskan, Kemenprin akan merilis IKI secara rutin setiap bulan, perusahaan industry perlu menyampaikan laporan pada tanggal 12-23 setiap bulanya.

“Setelah data clean and clear, data diolah menjadi nilai indeks dan analisis IKI, dan akhirnya rilis IKI pada setiap akhir bulan berjalan,” Terangnya.

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X