Imbas Penolakan adanya TPAS di Desa Bangsring, Banyuwangi Alami Darurat Sampah

- Rabu, 30 November 2022 | 07:43 WIB
Sampah menupuk di TPS Kelurahan Bonyolangu Banyuwangi (Hariyadi)
Sampah menupuk di TPS Kelurahan Bonyolangu Banyuwangi (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Imbas adanya penolakan wilayahnya dijadikan sebagai Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA) dari warga, Banyuwangi saat ini mengalami darurat sampah.

Dampaknya  berton  sampah masih tertahan di sejumlah  tempat pembuangan sampah di kota Banyuwangi. Pasalnya sudah berhari- hari sampah di TPS maupun di sejumlah lingkungan warga Kota Banyuwangi  belum terangkut.

Seperti halnya di tempat pembuangan sampah di wilayah Kelurahan Boyolangu, hingga Selasa (29/11/2022) sampah yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat sekitar bertumpuk di pinggir jalan. Bahkan akibat diguyur hujan yang cukup lebat, banyak sampah yang hanyut terbawa air.

Baca Juga: Dewan Desak Pemda Datangkan Tenaga Ahli untuk Evaluasi dan kajian Lingkungan Penyebab Banjir di Banyuwangi

Tidak jarang masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di sektaran jalan Mawar, menutup hidung karena sampah sudah mengeluarkan bau busuk.

Salah satu petugas pengangkut sampah di Kelurahan Boyolangu, Temuk mengatakan, dia mulai hari Selasa ini (29/11/2022) terpaksa harus berhenti mengakut sapah. Karena menurut Temuk, volume sampah yang ada di TPS Boyolangu sudah sangat penuh.

“Mulai hari ini saya untuk sementara berhenti dulu mengangkut sampah, karena sampah yang ada di TPS, sudah penuh, belum diambil , jadi maaf saya berhenti dulu mengambil sampah, nanti kalau sudah diambil  di TPS saya mulai lagi ngambil sampah,”ucap salah seorang petugas pemungut sampah, Temuk, Selasa (29/11/2022)

Tumpukan sampah yang berada di TPS sekitar Jalan Kepiting, Kelurahan Sobo, Keamatan Kota Banyuwangi juga lebih parah. Sampah yang hanya ditaruh di gerobak sampah itu sampai mengeluarkan belatung, karena sudah beberapa hari ini sampah tidak tidak diambil.

Baca Juga: Puluhan Dokter dan Nakes Kabupaten Banyuwangi Berunjuk Rasa Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

“Kalau tidak salah mulai hari Jumat (25/11/2022) gerobak berisi sampah berjajaran di sini baunya sangat menggau,” Kata Wirdan warga setempat

Jika sampah- sampah tersebut tidak kunjung diangkut, maka akan mengancam Kesehatan masyarakat. Warga berharap agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi segera mengatasi dan mencarikan solusi secepatnya.

Sementara itu Dikonfirmasi terpisah Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani meminta masyarakat untuk bersabar. hari ini Selasa (29/11/2022)  tumpukan sampah  di sejumlah TPS  mulaiu diangkut ke tempat Pembuangan sampah akhir (TPSA)

“Hari ini mulai kita angkut ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir,”kata Dwi Handayani

Dwi mengatakan, seluruh armada truk pengakut sampah dikerahkan untuk mengakut  tumpukan sampah di TPS yang tidak terangkut dalam beberapa hari ini.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Tanda Hubungan Rusak dan Tidak dapat Anda Perbaiki

Selasa, 7 Februari 2023 | 21:34 WIB
X