Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Lokasi Banjir kalibaru Banyuwangi Hingga Siapkan Anggaran Relokasi Warga

- Rabu, 9 November 2022 | 18:33 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa saat memantau evakuasi kerusakan akibat banjir di Desa Kalibaru Wetan Banyuwangi (Hariyadi)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa saat memantau evakuasi kerusakan akibat banjir di Desa Kalibaru Wetan Banyuwangi (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung lokasi banjir bandang di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (9/11/2022).

Gubernur Khofifah memantau langsung evakuasi kerusakan akibat banjir dan mengusahakan tempat untuk relokasi bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Kalibaru.

Khofifah menyampaikan, setidaknya ada 30 lebih rumah di sepanjang bantaran sungai Iyas, kawasan setempat yang rusak hingga hanyut disapu banjir bandang. Rencana relokasi pun terus diupayakan ke tempat yang lebih aman, agar warga Kalibaru Wetan tidak lagi merasakan was-was saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: OJK Luncurkan Aplikasi iDepKu sebagai Informasi Pemberian Kredit dan Pembiayaan ke Debitur

"Rencana relokasi mungkin di lahan PTPN XII, yang berdekatan dengan perkampungan di Desa Kalibaru Wetan," ucap Khofifah.

Bersama Wakil Bupati Banyuwangi H Sugirah, Gubernur Khofifah meninjau langsung area lahan PTPN XII yang saat ini ditanami tebu. Lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk relokasi.

"Saat ini Pemprov Jatim sedang melakukan koordinasi dengan PTPN XII untuk proses administrasinya yang tentu kita selesaikan terlebih dahulu," ujarnya.

Usai peninjauan, Gubernur Khofifah mengungkapkan, bahwa Pemprov Jatim telah siap mengalokasikan anggaran dana BTT sebesar Rp 50 juta untuk tiap satu unit rumah.

Di mana, anggaran serupa juga telah dialokasikan Pemprov Jatim untuk kesiapan relokasi warga terdampak bencana longsor dan tanah bergerak di Kabupaten Pacitan, Trenggalek dan Blitar.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Raih RTH Award dari Kementerian ATR/ BPN

"Untuk di Banyuwangi, untuk bagunannya Pemprov Jatim siap anggarannya. Kalau misalnya mau dibangun oleh Pemkab Banyuwangi silahkan. Tapi kalau Pemprov kami pada posisi siap mengalokasikan anggaran BTT," tegasnya.

Menurut Khofifah, upaya tersebut setidaknya bisa membantu meringankan beban masyarakat yang rumah beserta isinya lenyap diterjang banjir bandang.

"Masyarakat harus mendapatkan harapan bahwa mereka bisa mengetahui, 'oh rumah saya hanyut, tapi saya akan mendapatkan ganti rumah'. Kalau mereka tahu lokasinya di sini, bahagia mereka," ungkapnya.

Sementara Direktur Operasional PTPN XII, Yualiyanto, mengaku siap menyiapkan tempat relokasi untuk warga terdampak banjir bandang di Kalibaru Wetan.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X