KPU Menerima Data Kependudukan Dari Kemendagri dan Kemenlu untuk Penyusunan dan Penataan Dapil DPRD kabupaten

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:44 WIB
Jajaran KPU dan Kemendagri serta Kemenlu berfoto bersama usai penyerahan data kependudukan/kpu.go.id
Jajaran KPU dan Kemendagri serta Kemenlu berfoto bersama usai penyerahan data kependudukan/kpu.go.id

KABAR RAKYAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menerima Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dari Kementerian Dalam Negeri dan rekapitulasi data WNI per PPLN dari Kemenlu, Jum’at (14/10) pekan lalu.

Berdasarkan Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu, KPU menetapkan jumlah kursi dan daerah pemilihan untuk anggota DPRD kabupaten/kota. Tahapan ini dimulai pada 14 Oktober 2022 sampai 9 Februari 2023.

Dalam pelaksanaannya, basis data yang digunakan adalah Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) yang disediakan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Oleh karena itu kegiatan ini menjadi menjadi satu momentum penting sebagai simbol akan dimulainya kegiatan penyusunan dan penataan dapil untuk anggota DPRD kabupaten/kota.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Akan Lakukan Verifikasi Faktual 9 Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari menekankan pentingnya tahapan ini. “Bulan Oktober ini, kita akan memulai tahapan penting, karena di dalam pemilu langsung salah satu asasnya adalah langsung. Langsung itu rakyat pemilih yang telah memenuhi syarat akan didata, didaftar, dan dimasukkan dalam daftar pemilih untuk menjadi pemilih Pemilu 2024. Basis datanya nanti berasal dari Kemendagri yang akan disampaikan pada bulan Desember 2022 ini,” ucap Hasyim dilansir Kabar Rakyat dari kpu.go.id, Selasa (18/10/2022).

Kemendagri yang diwakili oleh Wakil Mentri, John Wempi Wetipo menjelaskan Kemendagri menyerahkan DAK2 untuk Pemilu Tahun 2024 kepada KPU. DAK2 tersebut berdasarkan data kependudukan Semester I Tahun 2022, dengan jumlah 275.361.267 jiwa terdiri dari laki-laki sebanyak 138.999.996 jiwa dan perempuan sebanyak 136.361.271 jiwa.

“Data penduduk merupakan hal yang sangat fundamental dan menjadi salah satu unsur penting berdirinya suatu negara selain pemerintahan, wilayah dan pengakuan negara lain. Data penduduk menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan,” kata John Wempi.

Baca Juga: KPU Sediakan Fitur Bagi Parpol Hapus Data Keanggotaannya sebagai Tindaklanjut Aduan Masyarakat

Sementara itu, Kemenlu yang diwakili Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Andy Rachmianto menjelaskan, Kemenlu telah melakukan pendataan dan total warga negara yang berhak memilih di luar negeri pada Pemilu tahun 2024 per 12 Oktober 2022 berjumlah 2. 310.497 jiwa. Angka ini terdiri dari 1.430. 201 wanita dan 880.296 pria. Data dikumpulkan melalui 130 perwakilan Republik Indonesia yang tersebar di mancanegara.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: kpu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X