• Kamis, 23 September 2021

Massa KOPRI Protes Kepada Polres Sampang, Mengapa Lamban Ungkap Kasus Persetubuhan Anak

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 03:07 WIB

 

KABAR RAKYAT, Sampang - Kaum hawa dari massa dari Korps PMII Putri (KOPRI) menggelar aksi demo di Kepolisian Resort (Polres) Sampang, Madura, Sabtu (31/7).

Massa mayoritas kaum hawa dari PMII ini menilai kinerja Kepolisian Sampang menangani perkara persetubuhan anak perempuan di bawah umur asal Torjun dianggap lamban.

Ketua KOPRI PMII Sampang, Roudhotul Jannah saat orasi mengungkap kelambanan penanganan kasus persetubuhan yang timpa gadis 14 tahun tak kunjung rampung.

"Padahal sudah 19 bulan ada 2 pelaku asusila mestinya bisa segera ditangkap. Tapi kini para pelaku belum juga tertangkap," beber Roudhotul Jannah.

Diceritakan Roudhotul Jannah, kasus persetubuhan gadis asal Torjun itu, terjadi pada tanggal, 7 Januari 2021. Para pelaku 6 orang, baru 4 orang pelaku yang ditangkap. Namun, ada 2 orang pelaku hingga kini belum ditangkap.

"Tentunya, kami sangat kecewa kepada Kepolisian Sampang," katanya (31/7/2021).

Harapan kami, Kepolisian segera tangkap penjahat seksual anak bawah umur. Janganlah geraknya menunggu jika ada pergerakan masyarakat.

"Kami berharap Polres Sampang lebih serius tangani kasus ini, tapi tidak hanya kasus ini saja, bisa kasus serupa kedepannya cepat diungkap," pintanya.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto saat menemui massa dari KOPRI

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X